HeadlineMetroNews

Satu Tahun Siska–Sudirman: Infrastruktur Bergerak, Investasi Dievaluasi, Utang Dituntaskan Bertahap

×

Satu Tahun Siska–Sudirman: Infrastruktur Bergerak, Investasi Dievaluasi, Utang Dituntaskan Bertahap

Share this article

TERAMEDIA.ID,KENDARI – Suasana lapangan upacara Balai Kota Kendari, Selasa (3/3/2026), dipadati ribuan Ketua RT/RW dan ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari. Momentum peringatan satu tahun kepemimpinan Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, S.KM., bersama Wakil Wali Kota Sudirman itu dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta dihadiri Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara Asrun Lio.

Dalam ekspose kinerja, Siska menegaskan bahwa tahun pertama pemerintahannya difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan layanan publik, serta pembenahan tata kelola fiskal daerah.

Di sektor infrastruktur, peningkatan jalan kota sepanjang 20.980 meter dan rehabilitasi jalan lingkungan 32.582,32 meter telah diselesaikan sepanjang 2025. Pembangunan drainase baru mencapai 10.657 meter untuk mengurangi risiko genangan dan banjir. Selain itu, 1.011 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) dipasang dan dipelihara, memperkuat aspek keamanan dan kenyamanan warga pada malam hari.

Dari total 433,77 kilometer jalan kota, sebanyak 66,36 persen berada dalam kondisi baik dan sedang. Pemerintah menyatakan sisanya akan ditingkatkan secara bertahap. Dukungan pusat melalui APBN juga dimanfaatkan, termasuk untuk ruas seperti Jalan Latama meskipun berstatus jalan kota. Koordinasi dengan Komisi V DPR RI disebut terus dilakukan guna memperluas bantuan infrastruktur dan perumahan.

Tak hanya fisik, penguatan keamanan publik juga dilakukan melalui pemasangan 36 unit CCTV di sejumlah titik strategis yang mampu memantau area secara menyeluruh. Sejumlah fasilitas umum turut dibangun, termasuk gedung kantor dinas dan layanan perpustakaan baru.

Di sisi fiskal, Siska secara terbuka memaparkan kondisi utang daerah. Total sisa kewajiban tercatat Rp334,1 miliar. Ia memastikan sebagian utang sebesar Rp70 miliar telah tersedia alokasinya dan akan dibayarkan melalui anggaran perubahan. Pemerintah juga tengah mendorong percepatan penyaluran dana yang berada di pemerintah provinsi.

“Transparansi ini penting agar masyarakat memahami kondisi riil keuangan daerah. Kami berkomitmen menuntaskan kewajiban secara bertahap dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, capaian investasi 2025 tercatat Rp719,1 miliar, turun dari Rp889,1 miliar pada 2024. Penurunan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk dinamika RTRW kawasan. Meski demikian, PMDN masih mendominasi sebesar Rp623,8 miliar, sedangkan PMA Rp95,2 miliar dengan investor dari sejumlah negara seperti Tiongkok, Singapura, Belanda, Malaysia, Hong Kong, dan Amerika Serikat.

Kabar menggembirakan datang dari sektor pariwisata. Kunjungan ke Pantai Nambo melonjak menjadi 33.000 orang dari sebelumnya 7.236 orang. PAD meningkat dari Rp117 juta menjadi Rp560 juta. Kebun Raya juga mencatat lonjakan kunjungan menjadi 109.000 orang dengan PAD naik menjadi Rp825 juta.

BUMD menunjukkan tren positif. Perumda Aneka Usaha meningkatkan PAD dari Rp39 juta menjadi Rp435 juta. Perumda Pasar naik 6,74 persen menjadi Rp4,345 miliar. PDAM Tirta Anoa menambah pelanggan menjadi 12.929 dan mencatat laba yang memungkinkan penyisihan Rp300 juta per bulan tanpa keterlambatan gaji pegawai.

Peringatan satu tahun ini bukan sekadar seremoni. Di hadapan ribuan RT/RW, Siska–Sudirman menegaskan komitmen mempercepat pembangunan sekaligus menjaga stabilitas fiskal, sebagai fondasi menuju Kendari yang lebih maju dan berdaya saing.(SM)

 

Editor:NZ