NewsMetroPendidikan

Direktur PAUD Kemendikbudristek Dorong Peningkatan Kualitas PAUD di Kota Kendari

×

Direktur PAUD Kemendikbudristek Dorong Peningkatan Kualitas PAUD di Kota Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI-Direktur PAUD Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dorong
meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal itu ia sampaikan dalam kunjungannya ke Kota Kendari yang diterima langsung oleh Pj. Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, di ruangan kerja Wali Kota Kendari, Rabu (14/8/2024).

Pertemuan ini bertujuan untuk mendalami potensi kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kendari.

Direktur PAUD Kemendikbudristek, Komalasari menyebut jika pendidikan merupakan hak yang harus didapatkan oleh setiap anak, sehingga bisa mencetak generasi masa depan yang berkualitas.

“Kita menyakini bahwa dengan adanya dukungan dan kerja sama yang baik, program-program semacam ini dapat diterapkan secara luas,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa komunikasi dan berkolaborasi antar Pemerintah dan Kemendikbudristek harus terus dilakukan, demi tercapainya tujuan bersama dalam memajukan pendidikan anak-anak di Kota Kendari.

Pj. Wali Kota Kendari Muhammad Yusup, menunjukkan dukungan penuh terhadap program ini yang bertujuan untuk memperkaya kurikulum PAUD yang telah berjalan saat ini.

“Sangat menjadi perhatian saya tentang pentingnya pendidikan untuk menggali potensi anak-anak bangsa agar menjadi generasi yang baik,”ucapnya.

Selanjutnya, Pj Wali Kota menambahkan, dalam memajukan pendidikan anak-anak di Kendari fokus utamanya pada pembangunan akhlak dan karakter anak.

“Saya mengusulkan integrasi kegiatan mengaji dalam kurikulum PAUD, dengan harapan bahwa ini dapat memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual sejak usia dini,“ harapnya. (NV)

 

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News