NewsHukum & KriminalMetro

LIRA dan AP2 Apresiasi Kinerja Polresta Kendari Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

330
×

LIRA dan AP2 Apresiasi Kinerja Polresta Kendari Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan Aliansi Pemuda Pelajaran (AP2) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengapresiasi kinerja Polresta Kendari menetapkan Ketua Gerindra Sultra sebagai tersangka.

Menurut kedua lembaga tersebut, Polresta Kendari bekerja secara profesional dan tanpa pandangan bulu dalam penegakan hukum.

Gubernur LIRA Sultra, Karmin mengatakan, sangat mendukung sikap berani dan tegas Polresta Kendari tersebut.

LIRA Sultra menilai, Polresta Kendari benar-benar menegakkan supremasi hukum tanpa adanya kepentingan politik apapun.

“Kami mengaprersiasi sikap dan kinerja Kapolresta Kendari Kombes Polresta Kendari atas kasus yang saat sementara dalam penanganan tersebut,” tegasnya.

Senada dengan itu, Dewan Pembina AP2 Sultra, La Ode Hasanuddin Kansi menyebut, Polresta Kendari sudah bekerja keras dalam menjadikan hukum sebagai panglima.

“Kami mendukung secara penuh dan mengapresiasi kinerja Polresta Kendari tanpa pandang bulu menegakan hukum di Kota Kendari,” ungkapnya.

Hasanuddin berharap, Polresta Kendari dibawah kepemimpinan Kombes Pol M Eka Fathurrahman terus konsisten menjaga nama baik kepolisian.

“Jika ada laporan-laporan, segera ditindaklanjuti dengan cepat, tanpa melihat siapapun pelanggarnya,” tegasnya.

 

Reporter: Dewa

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News