NewsMetro

Pj Wali Kota Kendari Serahkan Sarpras Kebersihan Kepada Camat

399
×

Pj Wali Kota Kendari Serahkan Sarpras Kebersihan Kepada Camat

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Ridwansyah Taridala, Ketua DPRD Kota Kendari bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan sejumlah sarana prasarana (sarpras) kebersihan kepada camat untuk dimanfaatkan di wilayahnya masing-masing.

Kegiatan yang diselengarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari ini berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Kali Kadia, Jumat (18/8/2023) pagi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari Paminuddin mengatakan, penyediaan sarpras ini diharapkan agar dapat timbul kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan di sekitarnya.

Sehingga kedepannya agenda Pemkot Kendari untuk merevitalisasi kawasan lainnya dapat terwujud.

“Kita berharap tidak hanya Kali Kadia yang menjadi ikon baru untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau sarana bermain tetapi, ada kali selanjutnya yang muncul seperti ini dengan mengubah image bukan sebagai tempat pembuangan sampah tetapi sebagai tempat edukasi,” kata dia.

Sarana yang diserahkan ini kata Paminuddin terdiri dari gerobak dorong sebanyak 100 unit, tong sampah terpilah sebanyak 2044 buah, bak konteiner 14 buah dan motor roda tiga 9 unit.

Sementara itu, Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu menekankan bahwa, kesadaran dan kepedulian perlu ditingkatkan di tengah masyarakat. Untuk itu, Pemkot Kendari perlu memberikan stimulan dengan menyediakan sarpras tersebut.

Pengadaan sarpras ini bersumber dari dana aspirasi masyarakat melalui DPRD Kota Kendari, selain itu juga berasal dari dana dividen tahun 2022 kemarin dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Alhamdulillah Kota Kendari itu satu-satunya daerah dari 17 kabupate/kota di Sulawesi Tenggara yang diijinkan untuk menggunakan dana dividen, karena memang kita butuhkan,” jelasnya.

Pj Wali Kota Kendari berharap sarpras ini perlu pemeliharaan, dirinya menginginkan sarpras tersebut dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya.

“Karena ini aset dan jumlahnya banyak kemudian kita hanya biarkan tidak menginggatkan kepada warga. Terutama ini tong sampah yang akan diserahkan ke warga maka harus bisa dipastikan warga yang menerima juga paham. Ini mohon edukasi terus menerus dari DLHK, camat dan lurah,” ucapnya.

Selanjutnya dirinya mengingatkan kepada OPD terkait, camat dan lurah mengenai penataan lingkungan khususnya pada ketentuan peraturan perundang-udangan khususnya pada Garis Sempadan Jalan (GSJ) yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat.

“Kemudian bagi bapak/ibu, khususnya Kepala OPD, camat dan lurah yang terkait pada penataan lingkungan agar memperhatikan betul ketentuan mengenai peraturan perundang-undangan, kawasan ini mulai ramai mudah-mudahan kita segera bisa buatkan taman atau pedestrian di kawasan ini, nah tolong saya mulai melihat yang membangun di pinggir jalan sudah mendekati garis jalan,” jelasnya

 

*Redaksi

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News