NewsHukum & Kriminal

Nekad Post di Facebook , Pelaku Pencurian Knalpot Motor di Ringkus Polisi

333
×

Nekad Post di Facebook , Pelaku Pencurian Knalpot Motor di Ringkus Polisi

Share this article

Nekad Post di Facebook , Pelaku Pencurian Knalpot Motor di Ringkus Polisi
TERAMEDIA.ID , KENDARI- Pelaku berinisial EB (17) diringkus polisi setelah terekam CCTV melancarkan aksinya sekitar pukul 04.00 Wita saat mencuri 6 knalpot sepeda motor warga yang terparkir di halaman salah satu indekos di Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada Sabtu (26/3).
Kabag Ops Polresta Kendari, Kompol Jupen Simanjuntak mengungkapkan saat melancarkan aksinya, pelaku EB tidak sendiri, ia bersama seorang rekannya yang saat inni dalam pengejaran polisi.
kedua pelaku melancarkan aksinya disebuah indekos yang pagarnya tidak terkunci. Kedua pelaku menggasak 6 knalpot motor yang terparkir dengan menggunakan dua kunci yang sudah mereka siapkan.
Usai mengambil 6 knalpol tersebut, kedua pelaku kemudian menawarkan barang curian mereka sekitar pukul 10.00 Wita melalui sebuah akun Facebook.
“ternyata pembeli dari knalpot motor tersebut adalah pemiliknya sendiri, sehingga tidak membutuhkan waktu lama, pelaku EB akhirnya diringkus oleh petugas kepolisian” jelas Kompol Jupen dalam konfrensi pers Rabu, 30/3/2022.
Dari tangan pelaku polisi menyita 6 knalpot, 2 kunci yang dipakai membuka knalpot dan 2 spion sepeda motor.
Pelaku EB akan dijerat Pasal 363 Ayat 2 KUHP Subs Pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Tersangka terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara
Dewa/ Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News