NewsMetro

Lewat World Cleanup Day, Pemkot Ajak Warga Mulai Peduli dari Lingkungan Sekitar

164
×

Lewat World Cleanup Day, Pemkot Ajak Warga Mulai Peduli dari Lingkungan Sekitar

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Kendari – Menjaga kebersihan Kota Kendari tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan. Perubahan harus dimulai dari kebiasaan masyarakat, mulai dari mengelola sampah rumah tangga hingga menjaga kebersihan ruang publik.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, pada peringatan World Cleanup Day 2026 tingkat Kota Kendari di Pasar Baruga, Selasa (27/10/2026).

Sekda mengingatkan bahwa sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, menyumbat saluran drainase, memicu banjir, serta mengganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Karena itu, ia mengajak warga menjadikan kebersihan sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan bersih-bersih.

“World Cleanup Day adalah pengingat bahwa menjaga kebersihan harus menjadi kebiasaan kita sehari-hari, bukan hanya dilakukan pada kegiatan tertentu,” ungkapnya.

Ia menekankan, langkah sederhana dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti rumah, sekolah, tempat kerja, pasar, dan fasilitas umum. Masyarakat juga didorong membiasakan diri memilah sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya.

Selain itu, warga diminta mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak, serta menyalurkan sampah bernilai ekonomi melalui bank sampah atau kegiatan daur ulang.

Menurut Sekda, pengelolaan sampah dengan cara tersebut tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Upaya menjaga kebersihan juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, perangkat daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas lingkungan, dan masyarakat perlu bekerja sama agar gerakan peduli lingkungan berlangsung secara berkelanjutan.

Sekda berharap semangat gotong royong dalam World Cleanup Day berlanjut melalui kegiatan bersih lingkungan secara berkala, baik di kawasan perkantoran, sekolah, pasar, permukiman, maupun wilayah pesisir.

Ia turut meminta perangkat daerah terkait meningkatkan kualitas pelayanan persampahan, memperkuat edukasi masyarakat, serta menangani titik-titik rawan penumpukan sampah secara konsisten.

Dalam pelaksanaan aksi bersih, sampah yang terkumpul juga harus dipilah, diangkut, dan ditangani dengan baik agar kegiatan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.

Melalui peringatan World Cleanup Day 2026, Pemerintah Kota Kendari mendorong tumbuhnya kesadaran bersama bahwa kebersihan kota merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Perubahan kebiasaan dari lingkungan sekitar diharapkan menjadi langkah nyata mewujudkan Kendari yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.(SM)

 

Editor:NZ