News

BWS Sulawesi IV Kendari Sebut Terdapat Tantangan Pelestarian Air di Sultra, Mulai Dari SDA Hingga SDM

486
×

BWS Sulawesi IV Kendari Sebut Terdapat Tantangan Pelestarian Air di Sultra, Mulai Dari SDA Hingga SDM

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari menyebut terdapat beberapa tantangan terkait pengelolaan air di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala BWS Sulawesi IV Kendari, A. Adi Umar Dani mengatakan tantangan pengelolaan sumber daya air itu berasal dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) hingga Sumber Daya Alam (SDA) itu sendiri.

“Sesuai dengan UU no 17 tahun 2019, pengelolaan air harus dengan melibatkan berbagai sektor yang bersentuhan dengan masyarakat secara langsung,” ujar Adi disela-sela kegiatannya, Jumat, (22/3/2024).

Sebab kata Adi, air yang berlebihan akan menyebabkan banjir, begitupun sebaliknya jika kurang akan menyebabkan kekeringan.

“Sementara kita membutuhkan air secara berkesinambungan, padahal di masa-masa tertentu ada saatnya air itu sangat berlebihan, pada musim kemarau air sangat kekurangan,” tuturnya.

“Inilah bagaimana kita mengambil langkah dari masing-masing sektor untuk bagaimana melestarikan air, dari Kementrian PUPR ada tiga cara, yaitu bagaimana konservasi air, penatagunaan air dan pengendalian daya resap air,” sambungnya.

Lebih lanjut Adi menyebut, Pemerintah telah melakukan langkah kongkrit terkait pelestarian air, yaitu dengan cara membangun bendungan untuk menampung air yang berasal dari sungai. Untuk Kemudian ketika musim kemarau bisa mengairi areal persawahan maupun perkebunan.

Adi menambahkan, hal sederhana namun membawa dampak besar terhadap pelestarian air yaitu masyarakat diajak untuk menghemat air, menjaga kulitas air dengan tidak membuang sampah di sungai dan tidak membangun pemukiman di dekat sungai.

“Kemudian melakukan koordinasi bersama Pemerintah terkait bagaimana penataan ruang daerah tangkapan air,” tutupnya. (NV)

editor:DN