NewsMetro

Kendari Jalani Verifikasi Sanitasi Nasional, Wali Kota Siska Tekankan Kualitas Lingkungan

294
×

Kendari Jalani Verifikasi Sanitasi Nasional, Wali Kota Siska Tekankan Kualitas Lingkungan

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Kendari – Pemerintah Kota Kendari menjalani verifikasi lapangan penilaian nasional penyelenggaraan sistem pengelolaan sanitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (26/10/2026).

Dalam tahapan ini, Wali Kota Kendari dr. Siska Karina Imran, menekankan pentingnya peningkatan kualitas lingkungan sebagai tujuan utama pengelolaan sanitasi perkotaan.

Kota Kendari menjadi satu dari enam daerah di Indonesia yang berhasil mencapai tahap verifikasi akhir setelah melalui proses seleksi Direktorat Sanitasi Kementerian PU. Penilaian ini melibatkan tiga kota dan tiga kabupaten yang dinilai dalam rangkaian evaluasi tingkat nasional.

Tim penilai Kementerian PU bersama jajaran Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tenggara melakukan pemeriksaan untuk mencocokkan dokumen dan laporan pemerintah daerah dengan kondisi aktual di lapangan.

Siska menyambut kunjungan tim penilai sebagai kesempatan bagi Pemkot Kendari untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan mutu layanan sanitasi. Menurutnya, pengelolaan lingkungan harus dilakukan secara menyeluruh agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program penataan lingkungan hidup secara komprehensif,” ujarnya.

Verifikasi lapangan tidak hanya berfokus pada pemaparan program dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. Tim penilai juga meninjau langsung sarana pengelolaan persampahan dan limbah cair, terutama Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah serta Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Kota Kendari.

Pemeriksaan tersebut mencakup kelayakan fasilitas, keandalan operasional, efektivitas pengolahan limbah, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hasilnya diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat infrastruktur dan tata kelola sanitasi di Kota Kendari.

Tim penilai dijadwalkan berada di Kendari selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu. Seluruh rangkaian verifikasi di enam daerah terpilih ditargetkan rampung dengan batas akhir pengumpulan rekapitulasi penilaian pada 28 Oktober 2026.

Sebelumnya, tim evaluasi telah menyelesaikan verifikasi di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Setelah pengolahan data dan penentuan peringkat oleh tim juri pusat, perwakilan enam daerah tersebut dijadwalkan menghadiri malam penganugerahan pada 30 Oktober mendatang.

Siska berharap Kota Kendari dapat meraih hasil terbaik dalam penilaian nasional tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sanitasi tidak semata-mata diukur dari penghargaan, melainkan dari kemampuan pemerintah menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(SM)

 

Editor:NZ