HeadlineNewsSpecial event

Dewan Komisaris OJK Apresiasi Seluruh Sinergitas dan Kolaborasi Berbagai Pihak di BIK 2026

747
×

Dewan Komisaris OJK Apresiasi Seluruh Sinergitas dan Kolaborasi Berbagai Pihak di BIK 2026

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Kendari – Anggota Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Adi Budiarso, mengapresiasi seluruh sinergitas dan kolaborasi berbagai pihak dalam mensuseskan puncak kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026, serta pentingnya penguatan literasi dan inklusi keuangan digital yang berbasis nilai budaya lokal, disertai perlindungan konsumen dan tata kelola yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang diselenggarakan OJK Sulawesi Tenggara di Lapangan Eks MTQ Kota Kendari, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Dalam paparannya, Adi Budiarso mengangkat nilai-nilai kearifan lokal Sulawesi Tenggara, seperti O’Sara dan Merou, sebagai landasan membangun tata kelola keuangan digital yang menjunjung integritas, keadilan, etika, dan tanggung jawab.

Ia juga memaparkan pentingnya penerapan strategi literasi keuangan berbasis budaya, pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan QRIS dan akses pembiayaan formal, serta penguatan perlindungan masyarakat dari pinjaman online ilegal, perjudian daring, dan penipuan keuangan.

“inovasai dan akses keuangan digital hari ini adalah lompatan awal, untuk memperkuat transparansi dan mewujudukan kemandirian ekonomi daerah di masa depan. Diharapkan puncak BIK 2026 menjadi momentum untuk mendorong sektor jasa keuangan semakin berdampak nyata bag perekonomian daerah, kesejahteraan masyarakat, termasuk inovasi ekosistem keuangan digital”, ungkapnya.

Selain itu, kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, perguruan tinggi, dan media dinilai penting untuk mendorong tata kelola yang responsif, termasuk dalam pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi finansial.

Melalui pendekatan tersebut, penguatan inklusi keuangan di Sulawesi Tenggara diharapkan tidak hanya memperluas akses layanan keuangan digital, tetapi juga meningkatkan keamanan konsumen, memperkuat daya saing UMKM, serta menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih merata bagi masyarakat.(*)

Editor:NZ