NewsMetro

Ramadan Jadi Momentum Berbagi dan Menumbuhkan Budaya Baca di SDN 96 Kendari

×

Ramadan Jadi Momentum Berbagi dan Menumbuhkan Budaya Baca di SDN 96 Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Suasana berbeda terlihat di SDN 96 Kendari, Kamis (5/3/2026). Ratusan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan literasi yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan Ramadan bagi pelajar kurang mampu.

Kegiatan tersebut digelar oleh Badan Koordinasi Majelis Muslimah (BKMM) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kendari melalui program Berkah Ramadan, sekaligus pelaksanaan GEMA MOBASA atau Gerakan Bersama Gemar Membaca Berbasis Inklusi Sosial.

Program ini dihadiri Bunda Literasi Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman, yang hadir bersama Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari Akrim Kurdin beserta jajaran. Turut hadir pula Camat Kambu, para lurah se-Kecamatan Kambu, guru dan tenaga kependidikan SDN 96 Kendari, pegiat literasi, orang tua siswa, serta para pelajar yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.

Sejak pagi, para siswa tampak aktif mengikuti berbagai rangkaian kegiatan literasi. Selain menerima bantuan Ramadan, mereka juga disuguhi kegiatan membaca bersama dan dongeng inspiratif yang membuat suasana semakin hidup.

Bunda Literasi Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman, mengatakan program GEMA MOBASA merupakan langkah penting dalam menumbuhkan budaya membaca sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan membaca harus terus didorong agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak.

Ia menilai tantangan literasi saat ini semakin besar, terutama di tengah derasnya arus informasi digital yang sangat cepat. Karena itu, kemampuan membaca tidak hanya menjadi keterampilan dasar, tetapi juga fondasi penting untuk membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter.

“Literasi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Melalui program GEMA MOBASA, kita berharap kebiasaan membaca bisa tumbuh dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai menghidupkan kembali budaya membaca di rumah maupun di lingkungan sekitar. Menurutnya, sudut-sudut baca di rumah dan peran perpustakaan perlu dioptimalkan sebagai ruang belajar sepanjang hayat.

“Kalau membaca sudah menjadi kebiasaan, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga semakin meriah dengan penampilan dongeng inspiratif dari pendongeng nasional Dwi Canfa dari KNRP. Dengan gaya bercerita yang interaktif, ia berhasil mengundang tawa sekaligus perhatian para siswa yang larut dalam cerita penuh pesan moral.

Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka tampak aktif menjawab pertanyaan, tertawa bersama, hingga mengikuti sesi membaca dengan penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, BKMM DMI Kota Kendari berharap bantuan Ramadan yang diberikan dapat meringankan beban siswa kurang mampu sekaligus memotivasi mereka untuk terus belajar. Di sisi lain, program GEMA MOBASA diharapkan mampu menumbuhkan semangat membaca yang kuat di kalangan anak-anak.

Upaya ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk melahirkan generasi muda Kota Kendari yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, daya saing, dan semangat belajar yang tinggi.(SM)

 

Editor:NZ