NewsMetro

Peringatan Harkitnas ke -116, Pj. Wali Kota Kendari Tekankan Persatuan dan Semangat

×

Peringatan Harkitnas ke -116, Pj. Wali Kota Kendari Tekankan Persatuan dan Semangat

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke- 116, Penjabat (Pj.) Wali Kota Kendari tekankan persatuan dan semangat, Senin (20/5/2024).

Selain itu, momen ini juga sebagai simbol refleksikan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan semangat kebangkitan menuju Indonesia emas.

“Kita harus bersama-sama bangkit dan menghadapi berbagai tantangan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” Ucap Muhammad Yusup dalam sambutannya.

Terlebih kata Yusup, persatuan dan semangat ini dinilai penting untuk menghadapi kemajuan teknologi yang melesat cepat.

“Selain itu Peringatan Harkitnas ini bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan pembangunan, melalui transformasi saat ini yang menuntut kita untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ucapnya.

“Bagaimana kita menghayati dan mengamalkan apa yang dicita-citakan Bung Tomo yang selanjutnya diteruskan oleh Ibu kita Kartini mereka betul-betul berjuang di tengah keterbatasan. Sekarang bagaimana masyarakat Indonesia bisa menyesuaikan tidak menjadi orang-orang yang tertinggal,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, peringatan Harkitnas juga merupakan komitmen Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, untuk terus menjaga persatuan dan kebangkitan nasional di tengah keragaman suku, agama, dan budaya.

Sehingga semangat ini diharapkan dapat menjadi kekuatan utama dalam mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang​.

“Harkitnas ini juga kita maknai bahwa kita harus terus bekerja bagaimana memanfaatkan seluruh potensi yang ada dengan kewenangan yang kita miliki yaitu potensi sumberdaya alam, potensi sumberdaya manusia untuk betul-betul kita lakukan untuk kemaslahatan masyarakat khususnya di Kota Kendari,” pungkasnya. (NV)

editor:DN

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News