NewsMetro

Wali Kota Kendari Apresiasi PT Swarna Dwipa Property, Gratiskan BPHTB–PBB Demi Dukung Program 3 Juta Rumah

×

Wali Kota Kendari Apresiasi PT Swarna Dwipa Property, Gratiskan BPHTB–PBB Demi Dukung Program 3 Juta Rumah

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI — Pemerintah Kota Kendari menyampaikan apresiasi kepada PT Swarna Dwipa Property atas komitmennya mendukung program nasional 3 juta rumah melalui pembangunan ratusan unit hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Siska Karina Imran saat menghadiri penyerahan grand prize satu unit rumah siap huni di Perumahan Madina City Square 5, Kecamatan Puuwatu, Kamis (5/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Siska menyampaikan terima kasih kepada manajemen perusahaan, perbankan, notaris, serta seluruh mitra pemerintah yang telah bersinergi menyukseskan program perumahan rakyat. Menurutnya, keterlibatan pihak swasta menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat.

“Pertama-tama kami mengapresiasi PT SDP bersama seluruh jajaran dan mitra yang terus mensupport program Bapak Presiden, program 3 Juta Rumah. Alhamdulillah PT SDP membuktikan komitmennya dan sinergitasnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini sekitar 200 unit rumah telah terbangun dan jumlahnya akan terus bertambah hingga mencapai total 300 unit. Pemerintah kota, kata dia, turut memberikan dukungan konkret agar masyarakat berpenghasilan rendah semakin mudah memiliki rumah.

“Dalam dukungannya, kami sebagai pemerintah kota menggratiskan BPHTB dan juga PBB kepada masyarakat yang perekonomiannya kurang mampu,” tegas Siska.

Meski kebijakan pembebasan pajak tersebut berpotensi mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Wali Kota menilai manfaat sosial yang dihasilkan jauh lebih besar. Baginya, kepemilikan rumah layak huni berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup keluarga.

“Tentu setiap kebijakan ada sisi positif dan negatif. Memang PAD berkurang, tapi efek baiknya sangat banyak. Kita membantu masyarakat kita yang tidak mampu, mengurangi beban hidup mereka, dan meningkatkan kesejahteraan,” katanya.

Ia menambahkan, satu rumah yang dimiliki satu kepala keluarga berarti membantu masa depan anak-anak mereka. Pemerintah, menurutnya, tidak hanya memikirkan orang tua, tetapi juga keberlangsungan generasi berikutnya.

“Yang kita bantu bukan hanya bapaknya, tapi ada anaknya, ada keluarganya. Kalau mereka tidak punya rumah, bebannya kembali ke pemerintah. Jadi ini investasi sosial jangka panjang,” ujarnya.

Untuk menutup potensi kehilangan PAD, Pemerintah Kota Kendari akan mengoptimalkan sektor-sektor lain seperti perhotelan, restoran, dan pajak barang dan jasa tertentu. Ia menegaskan seluruh pendapatan daerah pada akhirnya kembali untuk kepentingan masyarakat.

“Saya akan menekan PAD di sektor lainnya. Masih banyak potensi. Karena semua PAD ini dari rakyat dan akan kembali untuk rakyat,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi pemerintah dan pengembang, Pemkot berharap semakin banyak warga Kendari dapat menempati hunian yang layak, sekaligus mendorong pembangunan perumahan yang tertib, sesuai regulasi, dan berkelanjutan.

(MAWAR PUTRI)