NewsMetro

Silatnas DPP GUPPI di Sultra Dorong Transformasi Pendidikan Islam Berbasis Digital

×

Silatnas DPP GUPPI di Sultra Dorong Transformasi Pendidikan Islam Berbasis Digital

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI — Silaturahim Nasional (Silatnas) DPP Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI) yang digelar di Sulawesi Tenggara menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pendidikan Islam berbasis digital. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Ummusshabri International Expo dan International Congress 2026 ini mempertemukan pemangku kebijakan, akademisi, serta pembicara internasional dari berbagai negara.

Acara yang berlangsung di Aula Hotel Plaza Inn, Kendari, Sabtu (10/1/2026), menegaskan komitmen GUPPI dalam menjawab tantangan pendidikan Islam di tengah percepatan teknologi digital dan perkembangan artificial intelligence (AI).

Ketua Umum DPP GUPPI, Prof. Dr. Fasli Jalal, menyampaikan bahwa pesantren, madrasah, dan sekolah Islam harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri. Menurutnya, pendekatan deep learning, penguatan sains, teknologi, hingga pengenalan coding dan AI perlu mulai diperkenalkan secara bertahap.

“Pendidikan Islam tidak boleh hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga membangun cara berpikir, karakter, dan mimpi masa depan anak-anak sejak usia dini,” ujarnya.

Silatnas ini juga menjadi refleksi perjalanan panjang GUPPI dalam mengelola lebih dari 1.300 lembaga pendidikan Islam di berbagai daerah. Transformasi digital dinilai menjadi pintu masuk penting agar pendidikan Islam tetap relevan dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Sultra sebagai tuan rumah agenda nasional dan internasional tersebut. Ia menilai kehadiran para pembicara dari luar negeri menjadi bukti bahwa Sultra mulai diperhitungkan dalam percakapan pendidikan global.

“Sulawesi Tenggara tidak hanya menjadi lokasi kegiatan, tetapi juga bagian dari upaya membangun pendidikan Islam yang holistik, adaptif, dan kontekstual dengan perkembangan zaman,” kata Hugua.

Rangkaian International Congress turut membahas berbagai isu strategis, mulai dari pendidikan Islam holistik, tantangan pembelajaran di era digital, hingga praktik terbaik pendidikan dari Australia, Malaysia, Filipina, dan China. Diskusi ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara iman, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

Melalui Silatnas DPP GUPPI dan Ummusshabri International Expo, Sultra kembali menunjukkan perannya sebagai ruang dialog dan kolaborasi pendidikan. Dari Kendari, pesan itu ditegaskan: transformasi pendidikan Islam berbasis digital merupakan kebutuhan mendesak untuk menyiapkan generasi masa depan yang berkarakter dan berdaya saing global.

Reporter: NUR FAUZYAH KARIM