NewsHeadlineHukum & KriminalMetro

Melalui Skenario Begal, Wanita di Kendari Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Mertuanya

3007
×

Melalui Skenario Begal, Wanita di Kendari Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Mertuanya

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari mengungkap kasus tewasnya seorang perempuan yang terjadi di jalan Madusila Kelurahan Anduonuhu Kecamatan Poasia Kota Kendari.

Kasus yang mengakibatkan seorang wanita bernama Mirna (51) tewas dengan sadis pada Minggu, 7 April 2024 itu, terungkap usai Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari mengamankan dua terduga pelaku yang bernama Novi Damayanti (ND) dan pria berinisial MF alias CMG, Selasa, 16 April 2024.

Kasatreskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi menyebut kasus tersebut bukan karena pembegalan yang telah dilaporkan di kepolisian.

Tetapi merupakan rekayasa yang telah dilakukan oleh menantunya seorang perempuan berinisial (ND) untuk membunuh korban seolah-olah dibegal.

“Peristiwa tersebut adalah rekayasa suadari ND seolah-olah itu adalah begal,” kata Fitrayadi dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 17 April 2024.

Kata Fitrayadi, ND nekat menyewa orang untuk membunuh korban yang tidak lain mertuanya sendiri.

“Fakta peristiwa tersebut ND yang merupakan menantu korban telah merencanakan dan membayar seorang laki-laki berinisial MF untuk melakukan pembunuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut AKP Fitrayadi, untuk motif pembunuhan tersebut pihaknya belum mengetahuinya dan saat ini masih didalami.

“Motifnya masih kami dalami,” ujarnya.

Peristiwa pembunuhan berawal dari mobil yang dikendarai oleh Novi Damayanti bermerek Honda Brio bersama korban bergerak dari arah swalayan Indogrosir menuju pasar sentral kota dengan melewati jalan Lapulu. Namun setibanya di Jalan Madusila dekat Kantor DPRD Kota Kendari ia ditegur oleh 2 orang pria.

Saat itu, kedua pria tersebut menyampaikan bahwa ban mobil mereka kempes. Mendengar hal itu terduga pelaku turun dan mengeceknya. Sehingga saat itulah, wanita asal Desa Kolua Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe itu dibunuh dengan mengalami 9 luka tusukan.

Sementara, saat kejadian tersebut menantu korban hanya mengalami luka memar di wajah akibat tamparan dari pria yang diduga telah disewakannya.

Dari kejadian tersebut juga 3 cincin emas, 1 kalung emas, 1 pasang anting emas, 1 buah jam tangan, dan handphone milik korban dibawa oleh pria tersebut.*(DW)

 

Editor:NZ