Breaking NewsHeadline

Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengapung di Pesisir Laut Wundumbatu Teluk Kendari

673
×

Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengapung di Pesisir Laut Wundumbatu Teluk Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Kendari — Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di pesisir laut, tepatnya di bawah pohon bakau di belakang OT Cafe, Jalan Madusila, Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Jumat (21/8/2026) pagi.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 WITA oleh seorang karyawan OT Cafe. Saat melintas di sekitar tempat latihan karate, saksi melihat ke arah laut dan mendapati sesosok tubuh manusia dalam posisi terlungkup di bawah pohon bakau.

Saksi kemudian memanggil rekannya dan melaporkan temuan tersebut kepada pemilik OT Cafe, H. Supriadi. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada personel Polsek Poasia.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi mengapung dengan posisi terlungkup dan terlihat mengalami pembengkakan. Korban mengenakan kaos berwarna hijau serta celana pendek berwarna hijau.

Personel piket Polsek Poasia tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WITA dan langsung mengamankan area dengan memasang garis polisi. Sekitar pukul 07.20 WITA, personel Polsek Kawasan Pelabuhan tiba di lokasi untuk melakukan pendataan terhadap para saksi.

Selanjutnya, Tim Inafis Polresta Kendari tiba sekitar pukul 07.40 WITA dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lima menit kemudian, sekitar pukul 07.45 WITA, tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara tiba di lokasi dan mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui. Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas korban serta penyebab dan waktu kematian.

Dalam penanganan awal kasus tersebut, kepolisian telah mengamankan TKP, memasang garis polisi, mencatat keterangan saksi, berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Kendari, serta mengajukan permintaan visum et repertum untuk mendukung proses penyelidikan.