NewsBencana / KecelakaanMetro

Kabakaran di Kelurahan Sanua Kota Kendari, Sejumlah Tim Damkar dikerahkan

×

Kabakaran di Kelurahan Sanua Kota Kendari, Sejumlah Tim Damkar dikerahkan

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Kebakaran melanda sebuah rumah dan gudang kardus bekas di Jalan Katambak No.12, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026. Peristiwa tersebut terjadi dalam kondisi cuaca cerah dan sempat menghebohkan warga sekitar.

Laporan kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 06.20 WITA dari seorang warga bernama Rizal Aris. Tiga menit kemudian, tepat pukul 06.23 WITA, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 8,8 kilometer. Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 06.32 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Api diketahui pertama kali muncul dari gudang kardus bekas milik Syaidi dg Empo (70). Api dengan cepat merembet ke rumah di sampingnya yang dihuni oleh Asrul (38). Berdasarkan keterangan pemilik rumah, dirinya terbangun setelah diberi tahu oleh tetangga bahwa api sudah membesar. Ia kemudian segera keluar untuk menyelamatkan diri.

Dalam kejadian tersebut, Syaidi dg Empo mengalami luka bakar, sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.

Menurut Ahriawandy selakua kadis Damkar kota kendari bahwa Upaya pemadaman dilakukan oleh enam regu tim pemadam kebakaran yang berasal dari Pos Kotik Benu-Benua, Poasia, dan Mako, serta didukung satu personel fire button. “Sejumlah unit dikerahkan, yakni Unit 012, 013, 011, 015, CSR, dan Unit Rescue. Proses penanganan meliputi persiapan peralatan, pengecekan ketersediaan air, peninjauan lokasi, hingga pendokumentasian kejadian. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.27 WITA, dan seluruh personel kembali ke markas pada pukul 08.05 WITA.” ungkapnya.

Tidak dilaporkan adanya kendala berarti selama proses pemadaman. Pihak berwenang masih melakukan identifikasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.(***)

Editor:NZ