NewsHeadlinePariwisata

Wisatawan Australia Masuk Namu, Puji Aturan Ketat Demi Menjaga Lingkungan dan Kenyamanan

×

Wisatawan Australia Masuk Namu, Puji Aturan Ketat Demi Menjaga Lingkungan dan Kenyamanan

Share this article
Foto: Turis Australia bersama Kepala Desa dan Pokdarwis Desa Wisata Namu

TERAMEDIA.ID. KONAWE SELATAN – Pasca menghadapi membludaknya kunjungan wisatawan pada libur Natal dan Tahun baru kemarin, Desa Wisata Namu kembali dikunjungi wisatawan asal Australia, yang tengah melakukan perjalanan mengunjungi kawasan perairan sulawesi.

Peter bersama istrinya masuk ke desa wisata namu pada 7 Januari 2025. Menggunakan sebuah kapal Yatch bertuliskan Singularity.
Saat memasuki Desa Wisata Namu dan bertemu pemerintah desa serta warga setempat, mengelilingi desa, Peter bersama istri cukup kagum dengan keindahan desa yang alami, dan beberapa peraturan yang sengaja di tampilkan di dalam desa namu seputar lingkungan.

Foto: Kapal yang digunakan wisatawan asal Australia

” Desa Namu sangat indah, kami menyukai adanya papan petunjuk tentang sampah dan juga objek wisata. Kami telah melihat banyak kota, kota kecil, dan desa di seluruh Indonesia dan sampah adalah masalah, jadi bagus bahwa ada kesadaran di sini. Saya pikir pertahankan Namu seperti apa adanya untuk keindahan alamnya. Mengecat beberapa bagian jalan setapak, papan nama Namu, dan dermaga akan sangat bagus untuk memberikan warna yang menghasilkan foto-foto bagus untuk media sosial.” ujar peter saat di tanya oleh Kepala Desa Namu didampingi Pokdarwis setempat.

Lebih lanjut peter beresama istri yang menghabiskan waktu selama 2 hari di desa wisata namu mengungkapkan ” Desa anda adalah salah satu desa terindah yang pernah kami kunjungi . Sangat Indah, Damai. dan penduduknya sangat ramah. Anak-Anak mengantar kami ke Air terjun dan memastikan kami aman. Kami akan merekomendasikan tempat ini kepada teman-teman kami.

Dari pernyataan wisatawan ini, terungkap bahwa. Mereka sangat kagum dengan sejumlah pengunguman terkait sampah, aturan berwisata, dan gerakan menjaga lingkungan. Mereka sangat senang melihat kesadaran yang dibangun bersama sebuah desa, demi menjaga lingkungan mereka. Salah satu aturan yang di buat misalnya wisatawan dilarang berkendara masuk ke kawasan wisata, dengan tujuan menjaga polusi emisi dan menjaga agar kondisi lingkungan didalam desa tetap terjaga, mengingat tanah yang labil akibat menyatu dengan pasir pantai sehingga memiliki kekuatan jalan desa yang tidak maksimal.(***)

Editor:NZ