NewsMetro

Sebanyak 123 KPM di Kota Kendari Menerima Bantuan

80
×

Sebanyak 123 KPM di Kota Kendari Menerima Bantuan

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI- Penyaluran bantuan kepada kelompok penerima manfaat (KPM) Asisten Rehabilitasi Sosial (Atensi) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) masih terus dilakukan.

Sebanyak 123 penerima manfaat itu berasal dari kalangan anak, lanjut usia, disabilitas, korban NAPZA, rentan ekonomi, korban bencana alam, dan kewirausahaan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kendari, Husni Mubaraq mengatakan Atensi merupakan program dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Di tahun 2024, di bidang kami ada program yang turun dari Kemensos melalui Sentra Meohai Sultra yaitu program bantuan Atensi,” katanya, Senin (6/5/2024).

Adapun rincian nilai bantuan Atensi yang diterima masing-masing KPM yaitu Rp5 juta untuk kewirausahaan.

Sedangkan untuk anak, lanjut usia, disabilitas, korban NAPZA, korban bencana alam, hingga rentan ekonomi sebesar Rp1,5 juta.

Penyaluran bantuan tersebut dimulai sejak Kamis, 2 Mei 2024 sampai dengan Minggu, 5 Mei 2024.

“Kita laksanakan pencairannya di Kantor Pos, kita panggil penerima manfaatnya didampingi oleh pekerja sosial, dari pencarian sampai belanja kebutuhan kita dampingi,” bebernya.

Pihaknya berharap, tersalurkannya program Atensi tersebut, bisa memberi manfaat bagi pihak yang menerima. Utamanya meringankan beban lansia dan penyandang disabilitas.

“Kemudian yang kewirausahaan dan rentan ekonomi ini mengurangi beban hidupnya, bisa jadi modal usaha,” katanya.

Dia mengimbau kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Kendari yang belum mendapatkan bantuan agar melaporkan diri di Dinas Sosial.

“Yang memang merasa masuk ke dalam kategori seperti yang saya sebutkan seperti disabilitas, lansia, rentan ekonomi, kewirausahaan, dan korban NAPZA silahkan datang ke kantor Dinsos,” tuturnya.

Adapun dokumen yang dibawa adalah KTP, Kartu Keluarga, foto rumah, dan surat tidak mampu dari kelurahan.

“Nanti datang bawa ke sini kita lakukan assesment awal atau verifikasi lapangan untuk kelayakan dan diusulkan untuk mendapatkan bantuan,” tutupnya. (NV)

 

Editor:NZ