NewsMetro

Safari Ramadan di Bungkutoko, Wawali Kendari Tekankan Kepedulian Sosial dan Penanganan Stunting

×

Safari Ramadan di Bungkutoko, Wawali Kendari Tekankan Kepedulian Sosial dan Penanganan Stunting

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari memulai rangkaian Safari Ramadan dengan mengunjungi Masjid At Taqwa, Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Jumat (20/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Sekretaris Daerah Kota Kendari, jajaran kepala OPD, camat, lurah, serta tokoh agama dan masyarakat.

Dalam ceramahnya, Wawali Sudirman mengajak seluruh jemaah menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah. Ia menegaskan, puasa bukan hanya kewajiban ritual, tetapi sarana membentuk karakter yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Ramadan mengajarkan kita menahan diri, bukan hanya dari lapar dan dahaga, tetapi juga dari sikap yang dapat merusak persatuan dan ketertiban,” ujarnya.

Ia mengajak warga untuk memakmurkan masjid melalui salat berjamaah, tadarus, kajian keislaman, serta memperbanyak sedekah dan zakat. Menurutnya, suasana yang aman dan kondusif selama Ramadan menjadi tanggung jawab bersama, bukan semata tugas pemerintah dan aparat keamanan.

Selain pesan keagamaan, Sudirman juga menyoroti isu strategis daerah, khususnya penanganan stunting. Berdasarkan data terbaru, terdapat 462 anak di Kota Kendari yang terdata mengalami stunting. Kondisi ini, kata dia, harus menjadi perhatian serius seluruh elemen masyarakat.

“Ini bukan hanya soal tinggi badan, tetapi tentang kualitas generasi masa depan,” tegasnya.

Ia mengimbau, masyarakat memastikan ibu hamil dan balita memperoleh asupan gizi yang memadai serta rutin memeriksakan pertumbuhan anak di Posyandu. Peran keluarga, terutama orang tua, dinilai sangat menentukan dalam mencegah stunting sejak dini.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Kendari menggerakkan kembali semangat Persaudaraan Madani. Para pejabat daerah turut mengambil peran sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yang terdata stunting. Wali Kota mengambil 30 anak asuh, Wakil Wali Kota 10 anak, Sekda lima anak, sementara kepala OPD dan camat masing-masing membina beberapa anak sesuai pembagian.

“Alhamdulillah, seluruh 462 anak sudah terbagi dan menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Meski demikian, ia meminta RT, RW, lurah, dan camat terus memperbarui data agar tidak ada warga yang terlewat dari pendampingan maupun pelayanan kesehatan.

Sudirman juga membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat, termasuk melalui media sosial. Ia menilai platform digital menjadi sarana efektif menyerap aspirasi warga, namun tetap mengedepankan mekanisme pelaporan berjenjang melalui RT, RW, LPM, hingga kelurahan.

Dalam kesempatan itu, Pemkot Kendari melalui Baznas menyerahkan bantuan sebesar Rp3 juta kepada pengurus Masjid At Taqwa sebagai dukungan terhadap kegiatan keagamaan di masjid tersebut.

Safari Ramadan tersebut ditutup dengan salat Tarawih dan witir berjemaah. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara aparatur dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Kendari yang religius, peduli, dan sejahtera. (SM)