News

Rayakan Hari Bahasa Isyarat Internasional, BI Sultra Ajak Komunitas ITS Kenal Rupiah hingga QRIS

788
×

Rayakan Hari Bahasa Isyarat Internasional, BI Sultra Ajak Komunitas ITS Kenal Rupiah hingga QRIS

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Kendari — Peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional di Kota Kendari diisi dengan kegiatan edukasi yang membuka akses pengetahuan ekonomi dan keuangan bagi komunitas penyandang disabilitas.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tenggara berkolaborasi dengan Komunitas Isyarat Tanpa Syarat (ITS) Kota Kendari menggelar sosialisasi dan edukasi mengenai kebanksentralan, layanan informasi publik hingga literasi digital, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anggota Komunitas ITS untuk mengenal lebih dekat peran dan layanan Bank Indonesia, sekaligus memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sultra, Indra Gunawan, mengatakan materi yang diberikan mencakup kebanksentralan, layanan informasi publik dan literasi digital.

Para peserta diajak memahami posisi Bank Indonesia sebagai bank sentral, termasuk perannya dalam menjaga kestabilan nilai Rupiah serta mendukung kelancaran sistem pembayaran nasional.

“Jadi, selain materi kebanksentralan, peserta mendapatkan edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, yang menekankan pentingnya mengenal Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, sekaligus cara merawat dan memperlakukannya dengan baik,” kata Indra Gunawan.

 

Edukasi kemudian berlanjut pada perkembangan sistem pembayaran digital. Peserta diperkenalkan dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai bagian dari digitalisasi sistem pembayaran yang semakin dekat dengan aktivitas masyarakat.

Melalui materi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai kemudahan dan manfaat transaksi digital, sekaligus pentingnya menggunakan sistem pembayaran secara tepat dan aman.

Tak berhenti pada edukasi transaksi, BI Sultra juga memperkenalkan sejumlah kanal dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi.

Salah satunya BICARA 131, kanal layanan informasi publik Bank Indonesia.

Peserta juga diperkenalkan dengan Perpustakaan BI Sultra serta iBI Library, layanan perpustakaan digital yang menyediakan akses terhadap berbagai koleksi buku elektronik.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian acara disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta,” lanjut Indra.

Kegiatan tersebut tidak hanya berbicara tentang Rupiah dan transaksi digital. Lebih jauh, edukasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan literasi keuangan, literasi digital dan akses terhadap informasi publik yang terpercaya secara inklusif.

Kolaborasi BI Sultra bersama Komunitas ITS Kota Kendari juga menunjukkan pentingnya membuka ruang edukasi yang dapat diakses oleh berbagai kelompok masyarakat.

Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai Rupiah, sistem pembayaran dan kanal informasi publik, masyarakat diharapkan semakin mampu memanfaatkan layanan keuangan dan informasi secara tepat dalam kehidupan sehari-hari.

BI Sultra berharap kegiatan edukasi serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan jangkauan peserta yang lebih luas.

“Langkah ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang makin literat, inklusif, dan mengenal dekat layanan Bank Indonesia,” tegas Indra.

Momentum Hari Bahasa Isyarat Internasional pun menjadi lebih dari sekadar peringatan. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperluas akses pengetahuan sekaligus memperkuat pesan bahwa literasi ekonomi, keuangan dan digital perlu dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.(*)

 

Editor:NZ