Bencana / KecelakaanDaerahNews

Nelayan Hilang di Perairan Tanggetada Ditemukan

×

Nelayan Hilang di Perairan Tanggetada Ditemukan

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOLAKA — Operasi SAR kecelakaan kapal terhadap satu unit longboat dengan satu orang penumpang yang dilaporkan belum kembali dari melaut di perairan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan (2/feb/2025).

Korban bernama Mahdi (47), warga Desa Tamborasi, ditemukan selamat pada pukul 11.00 Wita di Desa Lalonggosua, Kecamatan Tanggetada. Lokasi penemuan berada sekitar 5 nautical mile (NM) ke arah timur dari lokasi kejadian perkara (LKP). Berdasarkan keterangan tim SAR, korban berhasil menyelamatkan diri setelah longboat yang digunakannya terbalik di laut. Ia berenang menggunakan bantuan gabus hingga mencapai tepian Desa Lalonggosua, sebelum akhirnya dievakuasi ke Desa Tanggetada dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Amiruddin A.S Selaku Kepala KPP Kendari mengungkapkan kronologis kejadian bermula pada Sabtu, 1 Februari 2026, sekitar pukul 06.30 Wita. Korban bersama seorang rekannya berangkat melaut untuk mencari ikan di perairan Tanggetada menggunakan longboat yang berbeda. Setibanya di lokasi, keduanya berpencar untuk mencari titik tangkapan masing-masing. ” Sekitar pukul 15.30 Wita, rekan korban menilai kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melanjutkan aktivitas melaut dan mencoba memanggil korban agar kembali ke darat. Namun, panggilan tersebut tidak mendapat respons sehingga rekan korban memutuskan kembali lebih dulu. Hingga laporan diterima, korban belum kembali dan pencarian oleh pihak keluarga belum membuahkan hasil, sebelum akhirnya operasi SAR dilakukan.” pungkasnya

Dalam pelaksanaan operasi SAR, sejumlah unsur terlibat, antara lain Staf Ops KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, Polsek Watubangga, Polair Polres Kolaka, SAR USN, ABK RB 307, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. Adapun alutsista yang digunakan meliputi rescue car, RIB, longboat, AquaEye, peralatan SAR medis dan evakuasi, peralatan komunikasi, serta perlengkapan keselamatan pendukung lainnya.

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di wilayah tersebut saat kejadian dilaporkan cerah berawan, dengan kecepatan angin sekitar 13 km/jam dari arah barat dan tinggi gelombang berkisar antara 0 hingga 0,5 meter.

Keberhasilan penyelamatan ini menjadi hasil sinergi seluruh unsur SAR dan dukungan masyarakat setempat dalam penanganan kecelakaan laut di wilayah Kabupaten Kolaka.(***)

Editor:NZ