NewsHukum & KriminalMetro

Lagi Ngopi dan Diskusi Bareng di Warkop Kota Kendari, Korpus BEM Nusantara di Pukul OTK

586
×

Lagi Ngopi dan Diskusi Bareng di Warkop Kota Kendari, Korpus BEM Nusantara di Pukul OTK

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Koordinator Pusat (Korpus) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sulawesi Tenggara, Ashabul Akram, dihajar Orang Tak di Kenal (OTK) saat asyik nongkrong di Warkop Kopi Trotoar samping Hotel Zenit, pada Senin 11 Maret 2024 lalu.

Korban yang tengah asyik nongkrong bersama rekannya disambangi OTK yang membawa pentungan dan senjata tajam jenis parang.

Ashabul Akram yang juga merupakan Ketua BEM Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menceritakan, ia bersama rekannya tengah berdiskusi, lalu diluar warkop, ada sekelompok orang yang sedang kejar-kejaran. Dua orang dari itu masuk ke dalam Warkop untuk mencari perlindungan.

“Ada yang sedang kejar-kejaran, nah dua orang yang dikejar itu mereka masukkan motornya di Warkop. Mereka berlindung disitu, masuk simpan motornya. Saya tidak tau menahu ada apa sampai dikejar,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Selasa (12/3/2024).

Usai itu, sambung Ashabul, dua orang tersebut kembali lagi ke Warkop untuk mengambil kendaraannya, lalu meninggalkan lokasi. Namun sialnya, pasca kedua orang itu pergi, sejumlah OTK menghampiri Warkop tersebut sambil membawa pentungan dan Parang.

“Setelah beberapa menit datang banyak motor, Kan kursi saya paling depan di Warkop, jadi saya keluar lihat juga. Malah saya yang di pukul karena mereka kira saya rekan dari dua orang yang datang ambil motornya baru pergi tadi. Banyak yang datang, bawa pentungan sama parang,” jelasnya.

“Karena saya diluar hampir saya tabrak, nah tiga orang yang datangi saya dan berhadapan. Satu yang memukul, lainnya mengawasi pake parang dan pentungan. Sebenarnya muka ku da incar tapi tidak kena,” tambahnya saat bercerita.

Setelah Ashabul terkena pukulan mentah, para OTK lalu pergi, setelah itu, ia bersama rekannya menuju ke RS Bhayangkara untuk melakukan Visum. Selanjutnya melaporkan kejadian yang menimpanya kepada pihak berwajib.

Sementara itu, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Mandonga Kompol Nurdin, menyampaikan pihaknya telah menerima laporan dan sedang melakukan proses pengungkapan pelaku.

“Ia atas nama Ashabul dan kawan-kawan, melaporkan bahwa dirinya dianiaya seseorang, namun tidak mengenal pelakunya. Atas kejadian ini pihak polsek menerima laporan, mendatangi TKP di Jalan Malik Raya, warkop dekat Hotel Zenith, memeriksa korban dan saksi TKP untuk pengungkapan pelaku,” imbuhnya. *(ST).

 

Editor;NZ