PariwisataMetroNews

Kolaborasi Dispar Kota Kendari dan Influencer Mengembangkan Promosi Wisata

×

Kolaborasi Dispar Kota Kendari dan Influencer Mengembangkan Promosi Wisata

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menggagas kolaborasi bersama para influencer dan konten kreator lokal dalam upaya mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di ibu kota Sulawesi Tenggara.

Pertemuan yang digelar pada Sabtu, 26 Juli 2025, itu menjadi ruang diskusi terbuka antara pemerintah dan para kreator muda Kota Kendari. Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Kendari, Hermawaty, mengungkapkan bahwa ide kolaborasi ini muncul dari semangat bersama untuk memperkenalkan keindahan dan keunikan destinasi wisata Kota Lulo secara lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, para konten kreator memiliki peran penting dalam mempromosikan potensi wisata daerah karena mereka memahami cara berkomunikasi yang dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda.

“Saya pikir ini momen yang sangat baik. Anak-anak muda seperti konten kreator dan selebgram lebih tahu bahasa promosi yang menarik, sederhana, tapi bisa langsung menyentuh hati masyarakat dan menarik perhatian publik,” ujar Hermawaty usai pertemuan.

Kolaborasi Kreatif Promosikan “Kota Lulo”

Kendari yang dikenal dengan julukan Kota Lulo memiliki berbagai destinasi menarik, mulai dari wisata bahari, alam, hingga kuliner khas yang beragam. Melalui keterlibatan influencer, pemerintah berharap promosi wisata dapat dilakukan dengan cara yang lebih segar dan menjangkau audiens lebih luas, termasuk wisatawan dari kabupaten lain di Sulawesi Tenggara.

Hermawaty menambahkan, kehadiran para kreator konten dalam kegiatan tersebut membawa banyak ide baru dan kreatif. Diskusi berlangsung hangat dan produktif, menelurkan berbagai gagasan menarik terkait strategi promosi digital yang bisa diterapkan untuk memperkuat citra pariwisata Kendari.

“Para selebgram sangat antusias. Kami dari unsur pemerintah juga senang karena mereka meluangkan waktu dan berbagi ide-ide menarik. Ada yang bahkan menyarankan pembuatan web series agar promosi wisata dan kuliner kita punya alur cerita (storytelling) yang kuat dan terarah,” jelasnya.

Dorongan Kepemimpinan Kreatif

Dalam masa kepemimpinan Wali Kota Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Sudirman, Pemerintah Kota Kendari memang tengah gencar mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hermawaty menegaskan bahwa hasil diskusi dengan para konten kreator akan segera dilaporkan kepada pimpinan daerah. Ia optimistis gagasan-gagasan segar ini akan mendapat dukungan penuh dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dikenal memiliki visi kreatif dan progresif dalam pembangunan sektor pariwisata.

“Kami yakin ide-ide ini akan diamini oleh pimpinan. Ibu Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota adalah sosok yang berpikir inovatif dan mendukung penuh pengembangan pariwisata Kendari agar semakin dikenal, bukan hanya di tingkat lokal tapi juga nasional,” tuturnya.

Harapan Menjadi Magnet Wisata Sultra

Pemerintah berharap kerja sama ini tidak hanya berdampak pada peningkatan promosi, tetapi juga mampu menarik lebih banyak pengunjung ke Kota Kendari. Dengan kekuatan media sosial yang dimiliki para influencer, potensi wisata dan kuliner lokal diharapkan dapat dikenal luas hingga ke seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

“Harapan kami, masyarakat dari 16 kabupaten/kota di Sultra bisa datang ke Kendari. Teman-teman konten kreator memiliki jumlah pengikut yang luar biasa, dan kami percaya itu bisa menjadi magnet untuk mendatangkan wisatawan,” ujar Hermawaty.

Ia menambahkan, sekitar 26 konten kreator hadir dalam pertemuan tersebut. Masing-masing memiliki gaya, karakter, dan audiens berbeda, namun semuanya menunjukkan semangat dan komitmen yang sama untuk membangun citra positif Kota Kendari.

Pertemuan ini menjadi langkah awal sinergi antara pemerintah dan komunitas kreatif dalam mendorong pariwisata berbasis digital. Kolaborasi ini tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga menggerakkan ekonomi kreatif dan memperkuat identitas Kota Kendari sebagai destinasi wisata yang dinamis dan berbudaya.

Hermawaty menegaskan bahwa Dinas Pariwisata akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku UMKM, seniman lokal, dan komunitas kreatif lainnya, agar promosi pariwisata bisa dilakukan secara berkelanjutan dan berdampak luas.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi anak muda, terutama para kreator digital, menjadi kunci agar pariwisata Kendari bisa naik kelas dan semakin dikenal,” pungkasnya.

Melalui inisiatif ini, Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat identitas budaya daerah di tengah perkembangan industri kreatif yang semakin pesat.*(ST.Adv)