NewsDaerahHeadlineHukum & Kriminal

Empat Abang Jago Anggota Brimob Dijemput Propam Polda Sultra usai Tembak Warga di Bombana

×

Empat Abang Jago Anggota Brimob Dijemput Propam Polda Sultra usai Tembak Warga di Bombana

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Salah seorang warga dilaporkan tertembak dilokasi tambang ilegal di Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Kamis 8 Januari 2025.

Dalam keterangan rilis Polres Bombana, kasi Humas Polres Bombana Iptu Abd Hakim, membenarkan kasus penembakan tersebut. Kejadian tersebut melibatkan 4 personil Resimen 2 Korbrimob yang bertugas di wilayah Kota Kendari.

“Penembakan tersebut melibatkan empat anggota Brimob yang diduga berdinas pada Brimob resimen Dua yang melaksanakan BKO di sultra, dan setelah terduga pelaku diamankan di Polres Bombana selanjutnya keempat terduga pelaku telah dijemput oleh Bidpropam Polda Sulawesi Tenggara dan telah dibawa ke Polda Sultra untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam,” terangnya.

korban diketahui bernama Jono (53), warga Desa Rompu-rompu, mengalami satu luka tembak pada punggung kaki sebelah kiri dan telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Tanduale Kabupaten Bombana.

Menurut keterangan rilis Polres Bombana, kejadian dimulai ketika sejumlah orang yang diduga sebagai personel Brimob datang ke lokasi tambang dan memberikan peringatan untuk menghentikan aktivitas.

Situasi kemudian menjadi tidak terkendali dikarenakan terjadi adu mulut antara masyarakat dengan personil Brimob tersebut hingga terjadi tembakBombana

Kasi Humas Polres Bombana menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Untuk proses penyelidikan kasus ini telah di ambil alih oleh Polda Sultra dan akan dilaksanakan secara objektif dan transparan. Semua proses akan dilakukan sesuai aturan untuk menjaga keadilan bagi semua pihak,” tegasnya.

Insiden tersebut sempat memicu ketegangan serius antara masyarakat dengan oknum aparat bersenjata yang datang ke lokasi tambang ilegal tersebut.

Olehnya Polres Bombana menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Reporter : A. Sulthan
Editor : NZ