PariwisataHeadline

Air Terjun Kahauhauna, Paduan Alam yang Sempurna

1198
×

Air Terjun Kahauhauna, Paduan Alam yang Sempurna

Share this article

TERAMEDIA.ID, BUTON – Di Sulawesi Tenggara ratusan air terju bisa kita temui dengan daya tarik dan karakteristik yang berbeda-beda. Dari segi ukuran luasan kawasan juga beragam. Namun tidak banyak yang seperti air Terjun satu ini.

Tepatnya di Desa Kancina’a, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Terdapat satu air terjun dengan kawasan yang cukup berbeda dengan air terjun lain. Adalah Air Terjun Kahauhauna. Air terjun ini memiliki deretan air terjun dalam satu kawasa.

Air terjun ini menjadi sebuah kawasan wisata alam yang begitu menawan dan eksotis. Oleh karenanya, tak heran bila dijadikan sebagai wisata unggulan di Kabupaten Buton.

Air Terjun Kahauhauna, Buton (Foto: teramedia,id)

Karakteristiknya ada yang air terjun menempel tebing yang terlihat saat tim kami berkunjung sekitar 7 deretan air terjun, ditambah dengan satu air terjun dari aliran sungai kecil yang memeiliki trap bebatuan dna menghasilkan air terjun yang cukup indah.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Buton, Rusddi Nurdi. Bahwa pemerintah daerah sudah cukup memberikan dukungan terhadap pengembangan kawasan ini dengan infrastruktur pendukungnya.

” Sejak beberapa tahun silam, pengembangan kawasan ini sudah dilakukan oleh pemerintah daerah. Mulai jalan menuju titik air terjun, gazebo, jembatan. dan beberapa infrastuktur pendukung lainnya. Namun pembangunan harus serba hati-hati mengingat kawasna ini di keliling kawsan Hutan yang tentu wajib dijaga kelestariannya ” Ucap Rusdi.

Air Terjun Kahauhauna, Buton (Foto: teramedia,id)

Air Terjun Kahauhauna berada di Desa Kancina’a, Pasarwajo, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara atau lebih tepat lagi yaitu kurang lebihh 12 km dari pusat Kecamatan Pasarwajo. Untuk menjangkau kawasan wisata tersebut wisatawan dapat menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua.

Akses jalan untuk menuju ke sumber air terjunnya pun cukup mulus dan beraspal. Anda akan melalui rerimbunan pohon yang ada di area hutan Wayaro. Ketika wisatawan sampai pada titik singgah kendaraan, telah terdengar suara air terjun jatuh dari lembah area hutan. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki untuk menuruni anak tangga yang berjumlah sekitar 176 buah.**(AN)