NewsMetro

Travel Umroh Tajak Ramadhan Group Membantah Informasi Terkait Kasus Jamaahnya, Kemenag RI dan Sultra Bergerak

×

Travel Umroh Tajak Ramadhan Group Membantah Informasi Terkait Kasus Jamaahnya, Kemenag RI dan Sultra Bergerak

Share this article
Foto: Ke Dua dari Kiri Humas TGR bersama tim Kemenag Sultra yang meminta klarifikasi kasus ini

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Terkait informasi yang beredar di salah satu platform media sosial, pihak Travel Umroh PT. Tajak Ramadhan Group (TRG)membantah sejumlah pernyataan yang termuat didalamnya.
Asdiman, SP selaku Humas PT. TRG menegaskan, bahwa dari informasi yang dimuat dalam paltform media sosial yang cukup dikelan di kota kendari sudah menyebar beberapa hal sangat tidak benar adanya.

” Jamaah kami pak untuk yang paket 9 hari itu cuma 26 orang, terkait istilah “diusir” itu tidak ada, karena kalau foto koper itu dikeluarkan itu hanya karena ada proses administrasi jelang k epulangan dan itu prosesnya tidak sampai 1 jam dan jamaah normal kembali. Persoalan masih ada jamaah di hotel itu yang lanjut untuk paket 12 hari dan kebetulan kami menggunakan hotel yang sama. Yang 26 jamaah sudah checkout semua langsung selesai 9 hari paket mereka. tidak ada yang terlantar pak. Kami heran juga kenapa informasinya sampai ada seperti itu ” , ungkap Asdiman.

Selain itu lanjut Asdiman, bahwa juga ada isu jamaah kami terpaksa biayai makan sendiri. ” Nah itu juga kami heran pak, karena ada group yang dibuat, semua jadwal disampaikan termasuk jam makan, namun mungkin ada yang kamarnya di lantai 14 ketika mau turun makan karena prasmanan, sudah lewat waktu penyajiannya akhirnya tidak dapat. Yang jelasnya soal makanan semua terjadwal dan disampaikan kalau sudah tersedia.” tambahnya.

Tim Kementrian agama Sulawesi Tenggara langsung berkunjung ke PT.TGR untuk meminta klarfiikasi dan pembuktian lapangan terkait masalah ini, dan pihak TGR telah menjelaksan kronologi sebenarnya kejadian tersbut dan menegaskan informasi yang tersebar itu tidak benar. Pihak TGR juga mengaku sudah memberikan klarifikasi dengan Tim Kementrian Agama Republik Indonesia.

Sebelumnya beredar salah satu platform Digital Akun infomrasi di Instagram yang menyampaikan bahwa Jamaah umroh PT. TGR diusir dari hotel dan terlantar, hingga urusan makanan jamaah terpaksa belanja sendiri. (***)

Editor:NZ