PariwisataMetroNewsPendidikan

SMP Lazuardi Gelar Beach Cleaning di Pantai Nambo, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

×

SMP Lazuardi Gelar Beach Cleaning di Pantai Nambo, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, SMP Lazuardi Kendari menggelar kegiatan Clean Up Project atau aksi bersih pantai di Pantai Nambo, Kamis (9/10). Kegiatan yang penuh semangat ini melibatkan seluruh siswa, guru, serta bekerja sama dengan Komunitas Peduli Lingkungan Batharagala.

Aksi tersebut menjadi bagian dari program tahunan sekolah yang menitikberatkan pada pendidikan karakter dan tanggung jawab sosial siswa terhadap lingkungan sekitar. Melalui Clean Up Project, para siswa tidak hanya diajak memungut sampah, tetapi juga belajar memilah jenis sampah organik dan nonorganik, mengenali dampak limbah plastik terhadap kehidupan laut, serta memahami pentingnya pola hidup ramah lingkungan sejak dini.

Kepala SMP Lazuardi Kendari, Andi Reni Nur, menuturkan bahwa kegiatan bersih pantai ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran kontekstual di luar kelas. Ia menegaskan bahwa sekolah berkomitmen untuk menjadikan pendidikan lingkungan sebagai bagian integral dari kurikulum dan pembentukan karakter siswa.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab kita semua sebagai warga yang baik. Dengan turun langsung ke lapangan, mereka bisa merasakan bagaimana kondisi nyata lingkungan dan belajar untuk peduli,” ujar Andi Reni Nur.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menularkan kebiasaan baik tersebut di rumah maupun di masyarakat.

Perwakilan Komunitas Batharagala, yang turut mendampingi kegiatan ini, memberikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah. Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam aksi sosial seperti ini memiliki dampak besar bagi perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan.

“Kami senang melihat antusiasme para siswa. Mereka bukan hanya membersihkan pantai, tetapi juga belajar mencintai alam. Harapan kami, kegiatan ini bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kendari untuk ikut menjaga kebersihan pesisir,” ungkap perwakilan komunitas tersebut.

Aksi bersih pantai ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam menjaga kawasan wisata tetap bersih dan nyaman. Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari, Hermawaty, ST., MT., menegaskan bahwa kebersihan pantai merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan wisatawan.

“Kami secara rutin mengadakan kegiatan bersih-bersih pantai, melakukan penataan fasilitas umum, serta memberikan sosialisasi kepada pedagang dan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, para siswa dengan penuh semangat menyisir area Pantai Nambo sambil membawa kantong sampah dan sarung tangan. Mereka saling bekerja sama mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol minuman, sisa makanan, hingga potongan styrofoam yang berserakan di sepanjang pesisir. Hasilnya, puluhan karung sampah berhasil dikumpulkan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak pengelola sampah untuk diproses lebih lanjut.

Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi refleksi bersama. Para guru dan siswa duduk melingkar di tepi pantai, berbagi kesan dan pesan moral dari kegiatan tersebut. Banyak siswa mengaku baru menyadari seberapa besar dampak kebiasaan membuang sampah sembarangan terhadap ekosistem laut dan keindahan pantai.

Melalui refleksi itu, guru-guru menegaskan kembali pentingnya menjadi “agen perubahan kecil” yang membawa pengaruh positif di lingkungan masing-masing. Harapannya, semangat kepedulian yang ditanamkan melalui Clean Up Project dapat tumbuh menjadi kebiasaan baik dan gaya hidup berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap alam, SMP Lazuardi Kendari menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil. Aksi sederhana seperti memungut sampah di pantai dapat menjadi awal dari gerakan besar menjaga bumi tetap bersih, hijau, dan lestari bagi generasi mendatang.*(DO/ADV)

Editor: DN