NewsMetro

Kerap Menimbulkan Bocor dan Banjir, Sejumlah Pedagang Paddy’s Market Kendari Usulkan Perbaikan Kepada Pemerintah

54
×

Kerap Menimbulkan Bocor dan Banjir, Sejumlah Pedagang Paddy’s Market Kendari Usulkan Perbaikan Kepada Pemerintah

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI- Kerap menimbulkan bocor dan banjir, sejumlah pedagang keluhkan Paddy’s Market Kendari, di Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sultra.

Diketahui, kerusakan bangunan meliputi atap yang sebagian telah hilang akibat terbawa angin puting beliung yang terjadi pada beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendari, melalui Komisi II DPRD meninjau Paddy’s Market Kendari, Selasa (27/6/2023).

Anggota Komisi II DPRD Kendari, Andi Sulolipu mengatakan jika kerusakan tersebut telah diusulkan, akan tetapi belum ada upaya perbaikan.

“Kalau ini tidak bisa dibantu oleh BTT ya kita usulkan perubahan,” ungkapnya.

Selain itu Andi menyebut, pasar merupakan permasalahan yang rumit di Kota Kendari, sehingga harus diserahkan kepada Dinas Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kendari untuk dilakukan penanganan.

“Untuk langkah-langkahnya kita serahkan ke pak kadis, memberikan kami masukan apa-apa yang harus dibenahi setelah itu kami lakukan sesuai fungsi kami di DPRD,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) Disperindagkop Kendari, Alda Kesutan Lapae mengatakan saat ini pihaknya mengambil langkah pendataan berapa jumlah pedagang yang terdampak.

“Sehingga teman-teman dari Dinas Perdagangan mencatat semua, kira-kira apa yang harus kami perbuat sehingga secepatnya bantuan ini bisa terakomodir,” katanya.

Kemudian untuk perbaikan bangunan telah direncanakan dan tinggal dieksekusi, sehingga bisa layak untuk digunakan masyarakat berdagang.

Salah satu pedagang daging yang merasakan dampak kerusakan bangunan, Faiz mengatakan kerusakan itu sudah sejak 5 tahun lalu.

Ia mengaku sangat dirugikan lantaran para pembeli yang semula mau berbelanja daging di tempatnya menjadi was-was tertimpa atap yang hampir rubuh.

“Sudah tidak layak dipakai disitu, kita harap semuanya diperbaiki, karena takut-takut pembeli masuk disini jangan sampai rubuh,” tuturnya.

“Apa lagi kandang ini rusak, kita disini cari nafkah,” tambahnya.

Reporter : Novi