HeadlineMetroNews

Kejar Target Tiga Hari, Pemkot Kendari Kerahkan OPD Bongkar Belasan Kapal di Papalimba

×

Kejar Target Tiga Hari, Pemkot Kendari Kerahkan OPD Bongkar Belasan Kapal di Papalimba

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menargetkan pembersihan bangkai kapal di kawasan Teluk Kendari rampung dalam tiga hari. Operasi tahap kedua ini difokuskan di wilayah Papalimba, Kecamatan Abeli, yang menjadi titik krusial menjelang pelaksanaan agenda besar daerah.

Rencana percepatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di ruang rapat Wali Kota Kendari, Selasa (31/3/2026), yang dipimpin Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman.

Dalam arahannya, Sudirman menegaskan seluruh OPD tidak hanya hadir secara administratif, tetapi wajib turun langsung ke lapangan dengan perlengkapan kerja.

“Besok kita kerja teknis di lapangan. Jangan datang pakai pakaian rapi, tapi pakaian kerja. Kita akan turun langsung ke laut,” tegasnya.

Ia bahkan memastikan akan ikut terlibat langsung dalam proses pembersihan. Menurutnya, pendekatan lapangan menjadi penting agar pekerjaan bisa selesai sesuai target.

Operasi pembersihan tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 3 April 2026. Sebelum dimulai, seluruh personel akan mengikuti apel sebagai bentuk kesiapan bersama.

Data Dinas Perikanan mencatat, dari 30 unit kapal yang diidentifikasi pada tahap awal, sebanyak 18 telah dibongkar. Namun, masih ada delapan kapal yang belum dipindahkan meski telah diberikan tenggat waktu selama dua bulan.

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut.

“Kapal yang belum dibongkar ini harus segera dipindahkan. Jangan sampai mengganggu pelaksanaan kegiatan nanti,” ujarnya.

Ia meminta koordinasi lintas instansi diperkuat untuk mengidentifikasi pemilik kapal dan memastikan proses penertiban berjalan cepat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Makmur, menyebut tahap kedua akan menyasar sekitar 14 hingga 15 titik lokasi, terutama di Kelurahan Lapulu dan Pudai.

“Kita fokus di Papalimba karena ini menjadi lokasi utama kegiatan. Semua kapal yang tersisa harus dituntaskan,” katanya.

Ia menjelaskan, beberapa kapal yang belum dibongkar memiliki ukuran besar sehingga membutuhkan peralatan khusus untuk dipotong dan dipindahkan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota meminta setiap OPD membawa peralatan seperti chainsaw, palu besar, kampak, parang, hingga tali.

“Kalau tidak ada alat, pinjam. Yang penting besok kita bisa kerja maksimal,” tegasnya.

Sebelumnya, proses pembersihan sempat terkendala minimnya peralatan. Karena itu, pada tahap kedua ini seluruh unsur diminta lebih siap secara teknis.

Langkah percepatan ini tidak lepas dari kebutuhan penataan kawasan pesisir, khususnya Papalimba yang akan menjadi lokasi strategis kegiatan daerah, termasuk agenda gala dinner dan rangkaian perayaan HUT Kota.

Dengan target waktu yang ketat, pemerintah berharap pembersihan bangkai kapal dapat tuntas tepat waktu sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan pesisir yang selama ini terganggu.

Upaya ini juga menjadi bagian dari pembenahan wajah Kota Kendari, agar kawasan Teluk tampil lebih bersih, tertata, dan siap menyambut berbagai kegiatan berskala besar. (SM)

 

Editor:NZ