News

Enam Tim Bergerak Serentak, Pemkot Kendari Evaluasi Kelayakan Dapur MBG

138
×

Enam Tim Bergerak Serentak, Pemkot Kendari Evaluasi Kelayakan Dapur MBG

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Kendari – Pemerintah Kota Kendari memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menerjunkan enam tim untuk mengevaluasi kelayakan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemeriksaan dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah Kota Kendari, Kamis (5/11/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh dapur penyedia makanan bagi penerima manfaat program MBG memenuhi standar kebersihan, sanitasi, kelengkapan fasilitas, serta prosedur pengolahan makanan yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam kegiatan tersebut, setiap tim melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan unsur teknis terkait. Pemeriksaan mengacu pada 14 indikator penilaian yang menjadi pedoman BGN.

Salah satu tim yang bertugas adalah tim lima dengan wilayah pemeriksaan delapan SPPG di Kecamatan Kambu dan Kadia. Tim ini dipimpin Koordinator Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari, Paminuddin, didampingi Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Yusran Wahyudi.

Pemeriksaan diawali di SPPG Kambu Lalolara dengan melibatkan personel dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta sejumlah unsur teknis lainnya.

Di sela pemeriksaan, Paminuddin mengingatkan pengelola SPPG agar tidak mengabaikan kebersihan dan konsisten menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tahapan pengolahan makanan.

Menurutnya, penerapan standar tersebut sangat penting karena dapur SPPG memproduksi makanan untuk ribuan pelajar dan penerima manfaat lainnya di Kota Kendari.

“Tetap jaga kebersihan dan gunakan SOP,” pesannya kepada pengelola dapur.

Sementara itu, Koordinator BGN Kota Kendari, Fadhilah Rizka Muthi’a, turut menjadi bagian dalam koordinasi pelaksanaan pengawasan terhadap SPPG di wilayah Kota Kendari.

Adapun 14 indikator yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi legalitas dokumen, ketersediaan dan kelengkapan staf, chef, sumber air minum dan air untuk memasak, rantai dingin, kompor dan sanitasi dasar, alat pemadam api ringan (APAR), label kemasan ompreng, jenis dan luas bangunan SPPG, gudang kering dan basah, video alur produksi, serta keberadaan CCTV untuk pengawasan dapur.

“Pemeriksaan juga menyasar kelengkapan administrasi, seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan sertifikat halal. Petugas turut memastikan masa berlaku dokumen serta kelengkapan bukti administrasi,” jelasnya pada pembekalan tim di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu (4/11/2026).

Selain fasilitas dan dokumen, kesiapan sumber daya manusia menjadi perhatian. Tim memeriksa jumlah staf, absensi, kelengkapan identitas, keberadaan kepala SPPG, hingga kesesuaian pengaturan jam kerja petugas.

Melalui evaluasi serentak ini, Pemerintah Kota Kendari mendorong seluruh pengelola SPPG untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dapur. Pengawasan tersebut diharapkan dapat memastikan setiap tahapan penyediaan makanan berjalan sesuai standar, sehingga program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat optimal dengan tetap mengutamakan kebersihan, keamanan, dan kualitas pangan bagi masyarakat.(SM)

 

Editor:NZ