NewsMetro

Banjir dan Lumpur Terjang Wua-Wua, Dinsos Kendari Salurkan Bantuan untuk Puluhan KK

×

Banjir dan Lumpur Terjang Wua-Wua, Dinsos Kendari Salurkan Bantuan untuk Puluhan KK

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pascabanjir yang melanda kawasan Jalan Tunggala Dalam (Baito), Kelurahan Wua-Wua, Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, Selasa (17/3/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wali Kota Kendari ke lokasi terdampak sehari sebelumnya, sekaligus bentuk respons atas kondisi warga yang masih berjuang membersihkan sisa lumpur di rumah mereka.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Rukmana, menjelaskan bahwa jumlah warga terdampak mencapai 97 kepala keluarga yang tersebar di tiga RT di wilayah tersebut.

“Total ada 97 KK terdampak, terdiri dari 37 KK di RT 01, 41 KK di RT 02 termasuk 14 balita, dan 15 KK di RT 03. Kami menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka,” ujarnya.

Bencana banjir disertai lumpur tersebut terjadi pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 14.30 WITA, dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan Kali Wua-Wua meluap. Aliran air yang deras membawa material lumpur hingga menggenangi dan menimbun rumah warga.

Tak hanya merusak hunian, banjir juga membuat jalan lingkungan tertutup lumpur tebal sehingga aktivitas warga sempat lumpuh. Sejumlah keluarga bahkan harus mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi rumah yang belum memungkinkan untuk ditempati.

Dinas Sosial bersama tim gabungan sebelumnya telah melakukan asesmen serta membantu proses pembersihan lumpur di lokasi terdampak. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi lingkungan warga.

“Sejak kejadian kami langsung turun melakukan pendataan dan membantu pembersihan. Hari ini bantuan kami salurkan sebagai upaya meringankan beban masyarakat,” jelas Rukmana.

Bantuan yang diberikan meliputi beras, mi instan, telur, minyak goreng, serta perlengkapan keluarga dan kebutuhan bayi. Kebutuhan tersebut menjadi prioritas mengingat sebagian warga masih kesulitan memenuhi kebutuhan harian.

Saat ini, kondisi air telah surut, namun sejumlah rumah warga masih tertimbun lumpur dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan pemulihan pascabencana.

Rukmana menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan serta memastikan bantuan tersalurkan secara merata kepada seluruh warga terdampak.

“Kami akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. Harapannya, warga bisa segera kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.