Special eventHeadlineNewsPariwisata

Wakatobi WAVE 2026 Resmi Dibuka, Karnaval Budaya dan Tari Kolosal Semarakkan Pesona Wakatobi

707
×

Wakatobi WAVE 2026 Resmi Dibuka, Karnaval Budaya dan Tari Kolosal Semarakkan Pesona Wakatobi

Share this article

TERAMEDIA.ID, Wakatobi — Dentuman musik, warna-warni busana tradisional, hingga gerakan tari dari empat pulau utama mewarnai pembukaan Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wakatobi WAVE) 2026 di Maritim Center, Kabupaten Wakatobi, Jumat (2/10/2026).

Mengusung tema “Exploring Marine & Cultural Majesty”, Wakatobi WAVE 2026 hadir bukan sekadar sebagai panggung hiburan, tetapi menjadi ruang yang mempertemukan kekayaan bahari, budaya, kreativitas masyarakat, UMKM, dan ekonomi kreatif dalam satu perhelatan pariwisata.

Kemariahan pembukaan semakin terasa saat Karnaval Budaya yang melibatkan delapan kecamatan se-Kabupaten Wakatobi digelar. Masing-masing daerah menampilkan beragam kreativitas serta kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Wakatobi.

Antusiasme masyarakat dan wisatawan juga terlihat dalam Fashion Show Tenun Wakatobi. Wastra lokal dikemas dalam balutan busana kreatif, memperlihatkan bahwa kain tradisional tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi dan daya tarik pariwisata.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam Karisma Event Nusantara (KEN) serta pertunjukan Tari Kolosal yang melibatkan perwakilan dari empat pulau utama Wakatobi, yakni Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.

Pertunjukan tersebut menjadi simbol keberagaman budaya sekaligus semangat kebersamaan masyarakat Wakatobi dalam memperkuat daerahnya sebagai destinasi wisata bahari dan budaya.

Bupati Wakatobi H. Haliana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Wakatobi WAVE 2026, khususnya Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Menurut Haliana, masuknya Wakatobi WAVE dalam Karisma Event Nusantara menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah memperkuat daya tarik pariwisata sekaligus menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Wakatobi WAVE merupakan event kebanggaan Wakatobi yang tidak hanya menjadi tourism event, tetapi juga menjadi economic and collaboration platform untuk memperkuat pariwisata sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Haliana.

Ia menegaskan, Wakatobi WAVE tidak semata-mata menjadi panggung pertunjukan. Event tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai potensi daerah, mulai dari keindahan alam, kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, produk UMKM, hingga berbagai potensi ekonomi kreatif.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Republik Indonesia yang diwakili Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II Kementerian Pariwisata RI, Dwi Marhen Yono, mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam menyelenggarakan Wakatobi WAVE.

Ia menyebut Wakatobi WAVE 2026 kembali masuk dalam 125 event terpilih Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

“Kami berharap Wakatobi WAVE bisa membawa lebih banyak wisatawan ke Wakatobi. Jika ingin melihat masyarakat Wakatobi bahagia, maka buatlah tamu dan wisatawan yang datang ke Wakatobi merasa bahagia, dengan menyapa mereka dengan ramah dan menjaga lingkungan agar mereka betah tinggal lebih lama,” kata Dwi Marhen Yono.

Tema “Exploring Marine & Cultural Majesty” menjadi gambaran semangat Wakatobi untuk memperkenalkan kekayaan laut sekaligus warisan budaya yang dimiliki. Laut, alam, tradisi, seni, dan kreativitas masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari identitas Wakatobi sebagai daerah kepulauan sekaligus destinasi pariwisata.

Pembukaan Wakatobi WAVE 2026 turut dihadiri Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas RI Medrilzam, Wakil Bupati Wakatobi Dra. Hj. Safia Wualo, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua dan Anggota DPRD Wakatobi, instansi vertikal, jajaran Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Ketua TP PKK dan Ketua DWP Wakatobi, masyarakat Wakatobi, serta tamu undangan lainnya.

Wakatobi WAVE 2026 berlangsung selama 2–4 Oktober 2026. Beragam kegiatan telah disiapkan untuk masyarakat dan wisatawan, mulai dari pagelaran seni dan budaya, lomba perahu hias, tarik tambang dayung perahu, panjat pinang di atas laut, aksi konservasi, Expo UMKM, Jambore PKK tingkat Kabupaten Wakatobi, hingga berbagai kegiatan hiburan dan kreativitas masyarakat.

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan Wakatobi WAVE. Selain memperkuat promosi destinasi, event ini diharapkan membuka ruang lebih luas bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring, serta membangun peluang kolaborasi.

Pemerintah Kabupaten Wakatobi juga mengajak masyarakat untuk turut menyukseskan Wakatobi WAVE 2026 dengan menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, keamanan, serta memberikan keramahan kepada setiap wisatawan yang berkunjung.

Perpaduan pesona laut, kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi menjadikan Wakatobi WAVE 2026 sebagai momentum untuk memperkenalkan Wakatobi lebih luas, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pariwisata yang memberi manfaat bagi masyarakat.(*)

 

Editor;NZ