HeadlineMetroNews

Pemkot Kendari Dukung Investasi Pabrik Semen Conch di Bungkutoko, Nilai Proyek Capai Rp150 Miliar

×

Pemkot Kendari Dukung Investasi Pabrik Semen Conch di Bungkutoko, Nilai Proyek Capai Rp150 Miliar

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menyatakan dukungan terhadap rencana investasi perusahaan semen asal Tiongkok, Conch, yang berencana membangun paking plant di kawasan Bungkutoko, Kecamatan Nambo.

Dukungan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat menerima kunjungan tim Semen Conch di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan fasilitas pengemasan semen yang terintegrasi dengan pelabuhan sebagai penunjang distribusi.

Dalam paparannya, pihak perusahaan mengungkapkan rencana investasi tersebut diperkirakan mencapai Rp150 miliar. Selain pembangunan paking plant, proyek ini juga mencakup pengembangan pelabuhan sebagai jalur utama distribusi bahan baku dan produk.

Wali Kota Kendari menyambut positif rencana tersebut dan menilai investasi ini dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor industri dan logistik.

“Kami tentu sangat mendukung rencana investasi ini, karena akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Kendari, termasuk membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Siska.

Menurutnya, kawasan Bungkutoko memiliki potensi strategis untuk pengembangan industri berbasis pelabuhan, sehingga kehadiran paking plant dinilai sejalan dengan arah pembangunan wilayah pesisir Kota Kendari.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan investor agar seluruh proses investasi berjalan sesuai regulasi, serta tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kepentingan masyarakat sekitar.

“Pemerintah kota akan terus membuka ruang dan memfasilitasi investasi yang masuk, selama memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat,” tambahnya.

Rencana pembangunan paking plant ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor industri semen di wilayah Sulawesi Tenggara, tetapi juga meningkatkan konektivitas distribusi melalui dukungan infrastruktur pelabuhan.

Selain itu, kehadiran investasi tersebut diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir serta mempercepat pengembangan wilayah Bungkutoko sebagai salah satu kawasan industri baru di Kota Kendari.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam penjajakan investasi yang diharapkan segera berlanjut ke tahap realisasi, seiring komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.(SM)

 

Editor:NZ