NewsMetro

Pelatihan BTCLS RSUD Kota Kendari Resmi Ditutup, Tingkatkan Kompetensi Tanggap Darurat Tenaga Kesehatan

×

Pelatihan BTCLS RSUD Kota Kendari Resmi Ditutup, Tingkatkan Kompetensi Tanggap Darurat Tenaga Kesehatan

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) yang diselenggarakan oleh RSUD Kota Kendari resmi ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama RSUD Kota Kendari, Hasria, di lingkungan rumah sakit setempat, usai seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Penutupan kegiatan menjadi penanda selesainya proses peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam penanganan kegawatdaruratan medis, trauma, serta henti jantung secara cepat, tepat, dan terstandar. Pelatihan ini diikuti oleh tenaga kesehatan yang sehari-hari bertugas di garda terdepan pelayanan pasien.

Dalam sambutannya, Hasria menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan disiplin. Ia menegaskan bahwa penguatan kompetensi sumber daya manusia merupakan prioritas utama dalam mendukung pelayanan kesehatan yang profesional.

“Pelatihan ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan investasi penting bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien di RSUD Kota Kendari,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan dalam menangani kondisi kegawatdaruratan menjadi salah satu indikator penting kualitas layanan rumah sakit. Setiap detik dalam situasi darurat sangat menentukan keselamatan pasien, sehingga tenaga kesehatan dituntut memiliki keterampilan teknis, ketenangan, serta ketepatan dalam pengambilan keputusan.

BTCLS merupakan pelatihan dasar yang membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan terkait penanganan trauma, resusitasi jantung paru (RJP), manajemen jalan napas, hingga stabilisasi pasien sebelum tindakan lanjutan. Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung melalui simulasi kasus untuk memperkuat kesiapsiagaan di lapangan.

Hj. Hasria berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diimplementasikan secara maksimal dalam pelayanan sehari-hari, baik di instalasi gawat darurat maupun unit pelayanan lainnya.

“Semoga seluruh peserta semakin siap menghadapi situasi darurat, baik di rumah sakit maupun ketika bertugas di lapangan. Yang terpenting adalah keselamatan pasien harus selalu menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah diperoleh. Suasana kebersamaan juga terasa dalam sesi dokumentasi bersama jajaran manajemen rumah sakit dan instruktur pelatihan.

RSUD Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang responsif, profesional, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit daerah.

Dengan berakhirnya pelatihan BTCLS ini, RSUD Kota Kendari berharap standar penanganan kegawatdaruratan semakin meningkat, sehingga setiap pasien yang membutuhkan pertolongan cepat dapat ditangani secara optimal dan sesuai prosedur medis yang berlaku.(SM)