NewsMetro

Pemkot Kendari Hadirkan 160 Kios Pangan, Warga Bisa Beli Beras Murah Setiap Hari

×

Pemkot Kendari Hadirkan 160 Kios Pangan, Warga Bisa Beli Beras Murah Setiap Hari

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat upaya menjaga stabilitas pangan. Selain melalui Gerakan Pangan Murah, Pemkot juga menghadirkan 160 kios pangan yang tersebar di seluruh wilayah kota guna memudahkan masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau setiap hari.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan kios pangan menjadi solusi jangka panjang karena tidak bergantung pada waktu tertentu seperti pasar murah.

“Kalau pangan murah biasanya sebulan sekali di kelurahan. Tapi kios pangan ini buka setiap hari. Masyarakat tidak perlu menunggu,” ujar Abdul Rauf, Selasa (27/1/2026).

Di kios pangan, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga berkisar Rp58.000 hingga Rp62.500 per 5 kilogram, menyesuaikan biaya operasional dan distribusi. Harga tersebut dinilai masih wajar dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan, beras SPHP merupakan beras milik pemerintah yang bersumber dari Perum Bulog, sehingga tidak boleh dijual melebihi harga acuan.

“Dari Bulog itu diambil sekitar Rp56 ribu. Ada biaya angkut dan operasional, jadi wajar kalau dijual sampai Rp62.500. Tapi kalau lebih dari itu, sudah melanggar,” tegasnya.

Selain distribusi beras, Pemkot Kendari juga menjalankan program pengendalian inflasi melalui bantuan bibit cabai dan pemanfaatan pekarangan rumah bagi masyarakat miskin. Program ini bertujuan mendorong warga menanam sendiri kebutuhan pangan sehari-hari.

Tak hanya itu, Pemkot juga mengajak masyarakat melestarikan pangan lokal nonberas seperti sinonggi dan kabuto sebagai alternatif konsumsi. Pangan lokal tersebut direncanakan akan ditampilkan pada perayaan Hari Ulang Tahun Kota Kendari.

“Tujuan kita satu, jangan sampai ada masyarakat kelaparan. Pangan harus tersedia, terjangkau, dan aman,” pungkas Abdul Rauf.

 

Reporter: Mawar Putri

Editor:NZ