NewsMetro

Wali Kota Kendari Soroti ASN Belum Punya Rumah, KPR Subsidi Bank Sultra Jadi Peluang

16
×

Wali Kota Kendari Soroti ASN Belum Punya Rumah, KPR Subsidi Bank Sultra Jadi Peluang

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Kepemilikan rumah masih menjadi tantangan bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN), termasuk di lingkungan Pemerintah Kota Kendari. Di tengah kebutuhan hunian yang terus menjadi perhatian, program Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dari Bank Sultra membuka peluang bagi ASN untuk memiliki rumah dengan skema pembiayaan bersubsidi.

Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, menyoroti persoalan tersebut saat menghadiri sosialisasi program perumahan KPR FLPP Sultra Sejahtera di Aula Teporombua, Balai Kota Kendari, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan itu diikuti sekitar 200 ASN Pemkot Kendari dan melibatkan 12 pengembang perumahan. Melalui sosialisasi ini, para peserta mendapat informasi mengenai skema pembiayaan, persyaratan pengajuan, hingga pilihan hunian yang tersedia.

Siska mengungkapkan, Pemkot Kendari memiliki 10.505 ASN. Namun, pemerintah belum mengetahui secara pasti jumlah pegawai yang belum memiliki rumah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena hunian merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan kehidupan dan kesejahteraan keluarga.

“Rumah bukan sekadar tempat untuk berteduh, tetapi juga tempat membangun kehidupan, membesarkan anak, dan mempersiapkan masa depan kita yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Siska, program KPR FLPP dapat menjadi salah satu alternatif bagi ASN yang ingin memiliki hunian dengan pembiayaan lebih terjangkau. Ia menyebut skema yang dipaparkan dalam sosialisasi menawarkan bunga 5 persen, dengan estimasi cicilan sekitar Rp750 ribu per bulan sesuai ketentuan pembiayaan.

Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pegawai yang memenuhi persyaratan. Siska juga meminta penyelenggara memberikan informasi secara terbuka agar calon penerima memahami mekanisme pengajuan, hak dan kewajiban, serta ketentuan yang harus dipenuhi sebelum mengambil pembiayaan.

“Kita ingin agar kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi semata, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan memenuhi persyaratan,” katanya.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menjelaskan bahwa pihaknya telah memperoleh kuota awal sebanyak 100 unit rumah dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Bank Sultra menargetkan kuota tersebut dapat terserap dalam waktu dekat.

Andri mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya Bank Sultra memperluas layanan pembiayaan perumahan, selain produk kredit pegawai yang selama ini dikenal masyarakat. ASN menjadi salah satu kelompok potensial untuk mengakses fasilitas tersebut.

“Kami menargetkan kuota itu dapat terserap dalam waktu dekat, dengan ASN dan pegawai pemerintah menjadi salah satu sasaran potensial,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Mitra Strategis BP Tapera, Wahyudi Priyo Nugroho, mendorong peserta memanfaatkan informasi yang tersedia sebelum menentukan pilihan. Calon pembeli dapat menggunakan laman SiKumbang untuk melihat lokasi perumahan, informasi bangunan, dan kontak pengembang.

Di sisi lain, Siska mengingatkan para pengembang agar menjalankan proses administrasi dan perizinan sesuai peraturan perundang-undangan. Menurutnya, upaya memperluas akses hunian harus tetap memperhatikan legalitas dan ketentuan pembangunan.

Pemkot Kendari berharap kerja sama dengan Bank Sultra, BP Tapera, dan para pengembang dapat membuka akses kepemilikan rumah bagi ASN yang membutuhkan. Langkah ini sekaligus mendukung upaya mewujudkan Kendari sebagai kota layak huni, dengan peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki tempat tinggal sendiri.(SM)