NewsMetro

TMMD ke-127 Resmi Ditutup, Pangdam XIV/Hasanuddin Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda di Kendari

×

TMMD ke-127 Resmi Ditutup, Pangdam XIV/Hasanuddin Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda di Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup melalui upacara yang digelar pada Rabu (11/3/2026). Penutupan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Bangun Nawoko dan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Upacara penutupan diawali dengan pengecekan pasukan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin yang didampingi Wali Kota Kendari Siska Karina Imran. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam amanatnya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-127 dapat terlaksana dengan baik dan sesuai rencana. Ia menjelaskan bahwa program tersebut dilaksanakan selama 30 hari, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, di sejumlah wilayah jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, termasuk Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Soppeng, dan Kota Kendari.

Menurut Pangdam, keberhasilan pelaksanaan program ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat yang bersama-sama menyelesaikan berbagai sasaran kegiatan, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik.

“Kegiatan TMMD ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup masyarakat,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Khusus di Kota Kendari, berbagai kegiatan nonfisik turut dilaksanakan dalam program TMMD ke-127. Di antaranya penyuluhan hukum, wawasan kebangsaan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta edukasi di bidang kesehatan, pertanian, peternakan, dan perikanan.

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan sosialisasi terkait pemanfaatan media sosial secara bijak, serta edukasi mengenai penanganan stunting, pelayanan posyandu, dan posbindu. Pangdam menilai kegiatan tersebut memiliki dampak penting dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap berbagai isu sosial dan kesehatan.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program pembangunan merupakan implementasi dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), salah satunya membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program TMMD.

“Saya berharap semangat gotong royong yang telah terbangun selama kegiatan ini dapat terus dipertahankan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga dan memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pesannya.

Di akhir amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan TMMD ke-127, sekaligus meminta kepada personel Satgas TMMD untuk melakukan evaluasi sebagai bahan perbaikan pada pelaksanaan program di masa mendatang.

Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah memberikan dukungan nyata dalam pelaksanaan pembangunan di daerah melalui program TMMD.

“Pemerintah Kota Kendari mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi TNI-Polri yang telah membantu menyelesaikan berbagai program pembangunan Pemkot Kendari. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” ujar Siska.

Penutupan TMMD ke-127 ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang selama satu bulan terakhir memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah Kota Kendari.(SM)

 

Editor:NZ