Special eventNewsPariwisata

Sultra Sukses Gelar Jambore Nasional Fotografer Indonesia

1236
×

Sultra Sukses Gelar Jambore Nasional Fotografer Indonesia

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Ratusan Fotografer se Idonesia berkumpul di Pulau Bokori, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dalam perhelatan Jambora Nasional Fotografer Indonesia (JNFI) ke 2 tahun 2023.

Kegiatan JNFI pertama di gelar tahun sebelumnya di kawasan Gunung Bromo Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dinisiasi oleh Yayasan Fotografi Indonesia. Untuk tahun ke 2 Sulawesi Tenggara mendapat kepercayaan sebagai penyelenggara yang tentunya melalui beberapa proses pertimbangan dari tim penyelenggaraan tingkat nasional.

Kegiatan di Pulau Bokori sejak tanggal 1 hingga 3 Desember 2023. Kegiatan diawali dengan opening ceremonial yang dihadiri langsung Unsur Pimpinan DPR Sultra, DPR Kabupaten Konawe, Kepala Dinas Pariwisata Sultra dan unsur Forkopimda lainnya.

Diawali pembukaan kegiatan, Andi Kusnandi memaparkan seperti apa Yayasan Fotografi Indonesia (YFI) mulai dari program, kompetensi, produk dan kolaborasi se nusantara.

” Kami di YFI sudah menerbitkan puluhan edisi Majalah Mata yang memotret indonesia dengan memberdayakan rekan-rekan fotografer se nusantara. Disamping itu kegiatan-kegiatan internasional juga YFI telah tampil di beberapa kesempatan. Kini kami juga ada program promosi kepariwisataan dan potensi untuk 38 Provinsi. Dan ajang JNFI sebagai bagian dari pembentukan jejaring fotografer se indonesia, kami menyiapkan narasumber yang kompeten di fotografi dengan latar belakang beragam untuk berbagi ke teman-teman fotografer dari berbagai daerah, sekaligus siltaruahmi dalam hobi yang sama. ” ucap Andi Kusnadi.

Sementara itu Belli H. Tombili selaku Kepala DInas (Kadis) Pariwisata Sultra mengungkap bahwa kehadiran fotografer se indonesia ini merupakan momentum yang pas untuk mengangkat kepariwisataan di sulawesi tenggara

 

” kami memiliki banyak potensi pariwisata baik bahari, petualangan, ekowisata, hingga desa wisata dan industri kreatif. Fotografi salah satu media menarik untuk mengangkat potensi yang ada. Sultra mungkin tidak se kuat Bali untuk menjadi perbincangan publik, tapi sultra memeiliki angka kunjungan wisatawan domestik yang masuk sebagai salah satu peringkat terbaik di indonesia. Tentu ada daya tarik yang membuat orang mau datang kesini. ” ungkap belli

Nursalam Lada selaku unsur pimpinan DPR sultra yang sekaligus membuka kegiatan ini mewakili ketua DPRD Sultra berharap rtatusan fotografer ini menjadi ajang pembuktian keindahan sultrta melalui hasil karya foto selama jambore.

” Kami bangga kegiatan ini bisa diselenggarakan di sultra, tentunya tidak mudah untuk peserta dari provinsi lain mau menghabiskan waktu 3 hari, biaya perjalanan hingga bisa berkumpul disini. Ini satu kebanggan bagi kami dan semoga sultra bisa terangkat khususnya kepariwisataan lebih menggema lagi melalui ajang JNFI 2023 ini ” kata Nursalam

 

Opening Ceremony di tutup dengan penandatangan poster kegiatan, dan pelepasan tukik di pesisir pantai bokori.

Kegiatan JNFI yang ke 2 kali ini diisi dengan sharing session dari sejumlah narasumber YFI diantarnya Arbain Rambe membahas tentang majalah MATA, Misbachul Munir tentang bisnis fotografi, Ranar Pradipto membahas tour travel photography,Marrysa Tunjung Sari membahas tentang street food photography, serta Yusuf Achmad mengulik tentang Photo Stock. Kegiatan dipanggung utama JNFI 2023 kali ini juga diisi dengan doorprize dari para sponsor dan hiburan musik.

Untuk hunting bersama, sekaligus lomba foto dan reels, para pserta jambore melakukan pemotretan landscape pulau bokori, human interset suku bajo, tenunan sultra yang dikenakan para model hingga tradisi perkelahian kuda.

Ketua DPRD Sultra Abdul Rahman Saleh dalam closing kegiatan mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mendorong kreatifitas generasi fotografi di sulawesi tenggara untuk menngambil peran dalam pembangunan daerah

 

” Sultra memiliki potensi alam hingga SDM Fotografer di berbagai wilayah kabupaten/kota, kalau ini di dorong potensinya lebih profesional, saya yakin mereka akan mengambil peran dalam pembangunan daerah seperti kepariwisataan dari hasil karya-karya foto mereka. Kami di Legislatif mengapresiasi pengusulan kegiatan seperti ini, karena kami yakin kehadiran fotografer se nusantara akan membantu sultra untuk lebih bergerak cepat dikenal masyarakat luas sultra bahkan internasional melalui tangan-tangahn hebat dunia fotografi indonesia ” lugas Abdul Rahman.

 

Rangkaian Jambore Nasional Fotografer Indonesia (JNFI) 2023 ditutup dengan pengunguman dan pembagian hadiah loba foto dan rells, serta hunting foto bersama pada kegiatan Sultra Tenun Karnaval Sulawesi Tenggara. Sealnjutnya Jambore Nasional Fotografer Indonesia akan diselenggarakan di Danau Toba.*(AN)