NewsPolitik

KPU Sultra Tingkatkan 243 Jumlah TPS di wilayah 3T

155
×

KPU Sultra Tingkatkan 243 Jumlah TPS di wilayah 3T

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah meningkatkan 243 jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah 3T (Terluar, Terisolasi dan Tertinggal).

Ketua KPU Provinsi Sultra, Asril menyebut, sebelumnya KPU telah menyiapkan 93 titik TPS dan kemudian ditingkatkan menjadi 243 titik TPS.

Lanjutnya, pihaknya sudah melakukan rapat bersama guna menentukan kembali jumlah TPS yang masuk dalam kategori 3T, termasuk TPS yang berjarak tempuh kurang lebih selama 2 jam perjalanan akan masuk kategori TPS 3T.

“Dari kantor KPU kabupaten/kota yang berjarak tempuh mencapai dua jam perjalanan kami masukkan dalam kategori 3T, karena menyangkut tentang  teman-teman KPU kabupaten/kota lebih hati-hati dan waspada terhadap hal tersebut,”kata Asril. Kamis (1/2/2024).

Penambahan jumlah TPS 3T itu dilakukan dikarenakan kondisi cuaca sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa pada Februari 2024 ini terjadi intensitas curah hujan yang cukup tinggi.

“Beberapa daerah yang awal kami mapping dengan menggunakan standar beberapa hari perjalanan ataupun beberapa jam, karena ini cuaca sesuai dengan data BMKG,” Kata Asril.

Dijelaskan, selain dari curah hujan yang cukup tinggi, berdasarkan prediksi BMKG juga terjadi gelombang tinggi di beberapa wilayah lautan di Sultra, diantaranya wilayah Kecamatan Batu Atas Kabupaten Buton Selatan, dan di Kabupaten Wakatobi.

“Tentu dengan perkembangan itu, maka hasil zoom kami di beberapa hari lalu teman-teman KPU kabupaten/kota kota itu sudah memintakan kepada KPU provinsi agar segera berkoordinasi dengan pihak BMKG, karena menyangkut tentang fakta atau realitas yang ada di wilayah mereka sudah seperti apa yang digambarkan BMKG,” jelasnya.

“Sementara itu, terkait dengan penyaluran logistik, kami akan menyalurkan logistik ke daerah 3T pada 2 hingga 5 hari sebelum pemilu,” pungkasnya.*(DW)

editor:DN