NewsMetro

Jelang UCLG ASPAC, Pemkot Kendari Keroyok Penataan Kota dari Lingkungan hingga Jalan Protokol

×

Jelang UCLG ASPAC, Pemkot Kendari Keroyok Penataan Kota dari Lingkungan hingga Jalan Protokol

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Persiapan menyambut tamu internasional UCLG ASPAC mulai terasa hingga ke level kelurahan di Kota Kendari. Pemerintah Kota Kendari mendorong gerakan serentak penataan kota, mulai dari kebersihan lingkungan hingga pembenahan infrastruktur.

Instruksi itu mengemuka dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di Ruang Samaturu, Balai Kota, Senin (6/4/2026). Rapat tersebut melibatkan seluruh OPD, camat, lurah, kepala sekolah hingga kepala puskesmas.

Alih-alih sekadar rapat rutin, forum ini menjadi titik tekan bahwa kesiapan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Camat dan lurah diminta menggerakkan RT/RW untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan tertata.

Mulai 20 April, seluruh wilayah diminta melakukan pengecatan fasilitas umum dan pemasangan umbul-umbul sebagai penanda kesiapan kota. Penataan visual ini dinilai penting untuk membangun kesan pertama bagi para delegasi yang datang.

Di sisi lain, penertiban juga menjadi fokus. Satpol PP memberi sinyal tegas terhadap lapak liar dan aktivitas yang mengganggu ketertiban di ruang publik, terutama di kawasan sekolah dan jalan utama.

Kepala Satpol PP Kota Kendari, Maman Firmansyah, bahkan mengingatkan soal ternak yang masih bebas berkeliaran di jalan protokol, khususnya di wilayah Nambo dan Abeli. Ia menegaskan tidak akan ragu melakukan penindakan.

“Kalau masih ditemukan, akan kami tangkap. Jangan sampai mengganggu wajah kota saat tamu datang,” ujarnya.

Tak hanya itu, penertiban pedagang kaki lima juga diperluas ke sejumlah titik seperti Puuwatu, Tobuha, hingga Watu-Watu yang selama ini kerap memakan badan jalan dan saluran.

Sementara dari sisi infrastruktur, Dinas Perhubungan mengebut pembenahan di jalur strategis yang akan dilalui tamu. Tiga titik utama menjadi perhatian, yakni Mandusila, Papalimba, dan Pantai Nambo.

Kepala Dinas Perhubungan, Paminuddin, menyebut penataan mencakup rekayasa lalu lintas satu arah, peningkatan penerangan jalan, hingga penyediaan lahan parkir seluas 4 hektare di kawasan Pantai Nambo.

Selain itu, fasilitas umum seperti musala dan MCK turut dipercantik, sementara jalur VVIP di Papalimba dibersihkan dari material yang mengganggu estetika.

Pemkot juga bergerak cepat memperbaiki titik jalan rusak, termasuk di pintu keluar Kebun Raya, agar aman dilalui dan tetap layak dipandang.

Dengan pola kerja serentak dari pusat kota hingga lingkungan terkecil, Kendari berupaya memastikan bahwa saat delegasi internasional datang, yang terlihat bukan hanya kesiapan acara, tetapi juga wajah kota yang tertata dan siap menyambut dunia.*(SM)