NewsDaerah

Hadapi Situasi Kontijensi Pemilu, Polres Konsel Gelar Simulasi Sispamkota

88
×

Hadapi Situasi Kontijensi Pemilu, Polres Konsel Gelar Simulasi Sispamkota

Share this article

TERAMEDIA.ID, KONSEL – Kepolisian Resort (Polres) Konawe Selatan (Konsel) menggelar Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) untuk wilayah Kabupaten Konsel di depan kantor KPU Konsel, Rabu (18/10/2023).

Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo mengatakan, Sispamkota ini sebagai simulasi yang ditujukan dalam rangka menghadapi situasi kontijensi (situasi yang mungkin terjadi) pasca pemilu maupun menjelang pencoblosan.

“Bahwa kepolisian sudah siap mengamankan jalannya pemilu dan menciptakan pemilu 2024 yang aman, damai dan sejuk di Kabupaten Konsel,” ungkap Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo usai memimpin apel dalam simulasi Sispamkota.

Wisnu melanjutkan, giat kali ini juga bertujuan untuk melatih keterampilan dan kesiap-siagaan petugas di lapangan yang mengamankan jalannya Pemilu 2024 di wilayah Kabupaten Konsel.

”Dalam menghadapi situasi seperti pemilu kita harus siap menghadapi dan mengamankan jalannya pesta demokrasi dengan baik. diperlukan kesiapan, pemahaman dan sinergitas antara pimpinan pelaksana dan stakeholder yang lain dalam melaksanakan pengamanan,” ajaknya.

Ia juga berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak baik bagi personil. Wisnu berharap agar pemilu yang akan datang terlaksana dengan aman, damai dan sejuk.

“Apabila terjadi gangguan keamanan yang tidak diinginkan, maka disini gunanya latihan kembali untuk petugas, guna mengasah keterampilan, kemampuan dalam melaksanakan tugas dan saya berharap semoga pemilu yang akan datang terlaksana dengan aman, damai dan sejuk,” harapnya.

Senada dengan kapolres Kabag OPS Polres Konsel AKP Ismail Pali, mengatakan kegiatan tersebut untuk mewujudkan kesiapan dan profesionalisme personil maka diperlukan latihan, salah satunya adalah Sistem Pengamanan Kota.

Mantan Kasat Narkoba Polres Konsel ini mengaku, simulasi tersebut merupakan bentuk latihan ketika situasi keamanan di Kabupaten Konsel menjadi tidak kondusif (anarkis massa), dampak dari Pemilu maka diperlukan penanganan yang sesuai dengan Undang-undang dan protap yang berlaku.

”Ketika menghadapi massa anarkis, saya berpesan kepada seluruh personil yang terlibat dalam latihan ini, ikuti instruksi yang ada kapan saatnya tim negosiator melakukan negoisasi, kapan saatnya tim Dalmas awal masuk,kapan saatnya lintas ganti dan melakukan formasi saat menghadapi massa yang rusuh,” jelasnya.

Selain personil Polres, sebut Ismail, terlibat dalam simulasi tersebut yakni pihak eksternal TNI, Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dampen) Konsel, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Personil yang kami siapkan sebanyak 250 personil Polres konsel, ditambah dengan bantuan dari pihak eksternal diperkirakan sekitar 350 personil yang siap mengamankan jalannya pemilu mendatang,” pungkasnya.*(ST).