News

ESDM Sultra Hadirkan Listrik di Pelosok Daerah

139
×

ESDM Sultra Hadirkan Listrik di Pelosok Daerah

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya menghadirkan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat.

Melansir laman, kontan.go.id, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan izin niaga gas kepada PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) untuk memenuhi kebutuhan internal pembangkitnya.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Tutuka Ariadji menyatakan, izin niaga gas yang sudah dikantongi PLN EPI dari BKPM tentu sudah lewat persetujuan dari Kementerian ESDM.

“Tetapi izin niaga itu untuk kebutuhan internal PLN, tidak untuk dijual belikan ke luar,” ujarnya ditemui usai konferensi pers LPG 3 kg di Jakarta, Rabu (3/1/23).

Untuk Sulawesi Tenggara sendiri, pemerintah melalui Dinas ESDM berupaya menghadirkan listrik di seluruh pelosok Bumi Anoa. Upaya tersebut dilakukan dengan memanfaatkan tenaga surya.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Sultra Andi Azis saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan bahwa program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta menumbuhkan ekonomi lokal.

“Akses listrik merupakan kewajiban pemerintah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan,” ucap Andi Azis.

Ia mengatakan, berdasarkan data, penggunaan listrik di Provinsi Sultra baru mencapai angka 92 persen. Padahal, provinsi julukan Bumi anoa tersebut memiliki tingkat elektrifikasi yang tinggi mencapai 99,6 persen.

“Untuk mengatasi ketidakmampuan sebagian masyarakat, penerapan energi baru terbarukan, khususnya melalui pembangkit listrik tenaga surya, telah berhasil menjangkau lebih dari 51 ribu pelanggan non-PLN di wilayah ini,” bebernya.

Andi Azis menjelaskan dalam rangka pengembangan energi terbarukan tahun 2023, Provinsi Sultra menerima bantuan dari Kementerian ESDM di tujuh titik berbagai daerah antara lain, Kabupaten Bombana tiga lokasi, Muna satu lokasi, Muna Barat satu lokasi, dan Kabupaten Konawe Selatan dua lokasi.

“Sumber listrik energi erbarukan yang yang ada ini menyasar ratusan keluarga di masing-masing kabupaten. Kita harap melalui bantuan ini dapat memperluas cakupan akses listrik, dan memenuhi kebutuhan rumah tangga,” harapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendapat bantuan pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dengan merealisasikan pasang baru listrik bagi rumah tangga tidak mampu pada periode bulan September hingga Desember 2023 di Provinsi Sultra.

Dia menuturkan bahwa penerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPL) bagi keluarga tidak mampu di Sultra berjumlah 3.125 rumah yang sebelumnya tidak memiliki akses listrik.

“Intinya kita berharap listrik sebagai infrastruktur dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Tenggara,” ujarnya. *(ST).