NewsMetro

Berikut Jadwal Keberangkatan Calon Jemaah Haji Tahun 2024 Asal Kota Kendari ke Tanah Suci Makkah

146
×

Berikut Jadwal Keberangkatan Calon Jemaah Haji Tahun 2024 Asal Kota Kendari ke Tanah Suci Makkah

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Sebanyak 499 Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2024 yang terbagi menjadi tiga kloter asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bersiap menunggu jadwal keberangkatan menuju tanah suci Makkah.

Kloter pertama sebanyak 442, kloter kedua sebanyak 54 orang dan kloter ketiga sebanyak 3 orang termasuk cadangan.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari, Sultra, H. Sunardin mengatakan seluruh prosesi penyelesaian dokumen para CJH Kota Kendari telah rampung.

“Manasik ini kita sudah mulai sejak tanggal 20-28 di Kecamatan. InsyaAllah tanggal 3 kita akan mulai melakukan pembinaan karu dan karom, Ketua bidang rombongan bersama petugas keloter yang terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia, pembimbing ketua kloter dan dokter,” ungkap Sunardin, Rabu (24/4/2024).

Jadwal keberangkatan CJH asal Kota Kendari kloter pertama (28 ) berjumlah 442 orang dimulai pada tanggal 30 Mei 2024 dari Kota Kendari – Embarkasi Makassar.

Kloter pertama dari Kota Kendari – Embarkasi Makassar terbagi menjadi tiga penerbangan
– Pukul 9.30 Wita
– Pukul 11.00 Wita
– Pukul 13.00 Wita.

Selanjutnya kloter Pertama (28) akan diterbangkan dari Embarkasi Makassar – Jeddah, Arab Saudi pada tanggal 1 Juni 2024 Pukul 06.00 Wita.

Kemudian kloter kedua (29 ) sebanyak 54 orang akan diterbangkan dari Kota Kendari – Embarkasi Makassar di tanggal yang sama 30 Mei 2024.

Selanjutnya kloter kedua (29) akan diterbangkan dari Embarkasi Makassar – Jeddah, Arab Saudi pada tanggal 2 Juni 2024 Pukul 05.00 Wita.

Sedangkan kloter ketiga (31) sebanyak 3 orang masih menunggu konfirmasi dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sultra.

“Untuk menunggu waktu keberangkatan itu, kami mengimbau kepada para CJH agar selalu menjaga kondisi kesehatan,” imbaunya.

Sunardin menyebut, jumlah CJH asal Kota Kendari yang masuk kategori lansia tak lebih dari 20 orang. Sedangkan untuk lansia penyandang disabilitas berjumlah satu orang. (NV)

 

Editor:NZ