NewsMetro

Tujuh Jam Taklukkan Medan Ekstrem, Siska-Sudirman Tuntaskan Jalur Overland KORXA 2026

545
×

Tujuh Jam Taklukkan Medan Ekstrem, Siska-Sudirman Tuntaskan Jalur Overland KORXA 2026

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Kendari – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Kendari Sudirman berhasil menuntaskan tantangan jalur Overland dalam ajang Kendari Offroad Extreme Adventure Challenge (KORXA) 2026, Sabtu (31/10/2026).

Selama kurang lebih tujuh jam, keduanya menjajal medan berdebu, jalan perkebunan, hingga lintasan sungai berbatu yang menguji ketangguhan kendaraan dan kemampuan pengemudi.

Mengendarai mobil offroad jenis Cherokee, Siska bersama Sudirman memulai petualangan setelah tim Overland dilepas dari Balai Kota Kendari sekitar pukul 09.30 WITA. Perjalanan melintasi sejumlah wilayah di Kota Kendari, Kabupaten Konawe, hingga Kabupaten Konawe Selatan sebelum kembali menuju Kota Kendari.

Petualangan tersebut tidak sekadar menjadi ajang menguji adrenalin, tetapi juga diwarnai kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat di sepanjang rute perjalanan.

Sebelum melanjutkan perjalanan, rombongan singgah di Kelurahan Lalodati. Di lokasi itu, Siska didampingi Sudirman menyerahkan bantuan paket sembako kepada puluhan warga.

Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan melewati Watulondo, Tabanggele di Kabupaten Konawe, Puuwatu, Abeli Dalam, hingga Puuloro. Tim sempat beristirahat di kawasan perkebunan sawit sebelum menghadapi lintasan berikutnya.

Sepanjang perjalanan, debu tebal menjadi salah satu tantangan utama. Kondisi jalan yang kering membuat jarak pandang terbatas, terutama ketika kendaraan bergerak beriringan di jalur yang sama.

Tantangan bertambah ketika suhu mesin kendaraan meningkat hingga mobil Cherokee yang ditumpangi Siska dan Sudirman beberapa kali mengalami mogok. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat keduanya untuk menyelesaikan perjalanan.

Rombongan memilih berhenti sejenak untuk mendinginkan mesin sebelum kembali melanjutkan petualangan bersama peserta lainnya.

Memasuki wilayah Kabupaten Konawe Selatan, tim bergerak melalui Kecamatan Ranomeeto. Jalur perkebunan warga dan aliran sungai menjadi bagian dari lintasan yang harus dilalui sebelum rombongan mencapai Kecamatan Konda.

Di kawasan ini, peserta menghadapi sungai berbatu dengan sisa aliran air. Setiap kendaraan harus melintasi medan tersebut secara hati-hati untuk menjaga keselamatan dan memastikan seluruh rombongan dapat melanjutkan perjalanan.

Perjalanan sempat melambat ketika salah satu kendaraan peserta membutuhkan evakuasi. Tim juga beberapa kali berhenti untuk beristirahat, memeriksa kondisi kendaraan, serta menunggu peserta lain yang masih berada di belakang.

Selepas melewati sungai berbatu, rombongan melanjutkan perjalanan melalui kawasan perkebunan ubi di Kecamatan Konda. Tim kemudian bergerak menuju Kelurahan Baruga, Kota Kendari, dengan kawasan Amohalo sebagai titik istirahat.

Sekitar pukul 16.30 WITA, tim Overland akhirnya tiba di lokasi tersebut. Dengan demikian, Siska dan Sudirman menuntaskan perjalanan sekitar tujuh jam sejak keberangkatan dari Balai Kota Kendari.

Tebalnya debu yang menyelimuti kendaraan hingga sejumlah kendala teknis di sepanjang lintasan menjadi bagian dari pengalaman petualangan keduanya. Tantangan tersebut justru memperlihatkan karakter olahraga offroad yang mengandalkan ketahanan kendaraan, kesabaran, dan kerja sama tim.(SM)

 

Editor;NZ