NewsMetroPendidikan

Wali Kota Siska Dorong Inovasi Kampus Jadi Produk Unggulan Kendari, Bioplastik hingga Cokelat Lokal Dilirik

47
×

Wali Kota Siska Dorong Inovasi Kampus Jadi Produk Unggulan Kendari, Bioplastik hingga Cokelat Lokal Dilirik

Share this article

TERAMEDIA.ID,KENDARI– Pemerintah Kota Kendari membuka peluang pengembangan inovasi hasil riset perguruan tinggi untuk menjadi produk bernilai ekonomi bagi masyarakat. Hal ini terlihat saat Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengunjungi Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO), Jumat (16/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Siska melihat langsung pengembangan bioplastik berbahan alami serta produk cokelat olahan yang memanfaatkan bahan baku lokal Sulawesi Tenggara.

Salah satu inovasi yang menarik perhatiannya ialah wadah dan lembaran pembungkus makanan yang dibuat dari bahan botanikal, termasuk air kelapa dan air batang pisang. Produk ini dikembangkan sebagai alternatif kemasan makanan yang lebih memperhatikan aspek kesehatan dan lingkungan.

Siska menilai inovasi tersebut memiliki potensi untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengikuti tuntutan global terhadap produk yang lebih ramah lingkungan.

“Ini inovasi yang sangat menarik. Sesuai dengan kebutuhan kita saat ini, bukan hanya kebutuhan Kota Kendari, tetapi juga kebutuhan global,” ujarnya.

Ia menjelaskan, produk tersebut telah melalui pengujian terkait keamanan dan komposisi. Pengembangannya ke depan perlu disertai langkah lanjutan, mulai dari pemenuhan perizinan dan sertifikasi hingga kesiapan produksi serta pemasaran.

Pemkot Kendari juga menjajaki peluang kolaborasi agar hasil pengembangan laboratorium dapat diproduksi dan diperkenalkan kepada masyarakat. Dalam pembicaraan di lokasi, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) turut disebut sebagai salah satu pihak yang berpotensi dilibatkan dalam pengembangan produk.

Selain bioplastik, Siska mencicipi cokelat hasil olahan Laboratorium Fakultas Pertanian UHO. Produk tersebut menggunakan cokelat berbahan baku dari Sulawesi Tenggara dengan tambahan gula merah dan rumput laut.

Penggunaan bahan-bahan lokal dinilai membuka peluang pengembangan produk pangan yang memiliki ciri khas daerah. Dengan pengolahan dan pemasaran yang tepat, produk tersebut berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Pemkot Kendari untuk melihat secara langsung hasil inovasi akademisi yang dapat dikembangkan di luar lingkungan kampus.

Siska berharap inovasi bioplastik dan cokelat lokal tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang konkret, sehingga hasil riset tidak hanya menjadi produk laboratorium, tetapi juga berkembang menjadi produk unggulan yang memberi manfaat ekonomi bagi daerah.

Pemerintah Kota Kendari mendorong sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi untuk menggali potensi lokal, memperkuat inovasi, serta menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat.(SM)