NewsMetro

Sudirman Temukan Mobil Modifikasi Angkut 15 Jeriken BBM di SPBU Rabam Kendari

41
×

Sudirman Temukan Mobil Modifikasi Angkut 15 Jeriken BBM di SPBU Rabam Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, mengintensifkan pengawasan terhadap dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini dilakukan menyusul laporan warga mengenai aktivitas pengisian BBM menggunakan kendaraan yang diduga telah dimodifikasi.

Dalam peninjauan di SPBU Rabam, Kota Kendari, Sudirman bersama Tim Reaksi Cepat menemukan sebuah mobil dengan selang yang dimodifikasi dan terhubung langsung ke nozzle pengisian BBM. Kendaraan tersebut diduga digunakan untuk mengisi BBM ke sekitar 15 jeriken yang berada di dalam mobil.

Sudirman mengatakan, temuan itu berawal dari informasi masyarakat yang mengeluhkan masih adanya dugaan praktik penimbunan BBM di SPBU. Pemerintah Kota Kendari kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan menerjunkan tim ke lapangan.

“Dari hasil hari ini, kita temukan di SPBU Rabam ada mobil yang dimodifikasi, selangnya langsung dari nozzle SPBU dan mengisi kurang lebih 15 jeriken yang ada di mobil ini,” kata Sudirman.

Ia menduga kendaraan tersebut kerap digunakan untuk melakukan pengisian BBM secara berulang. Namun, dugaan itu masih perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan oleh pihak berwenang.

Sudirman menegaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan pada siang hari. Tim Reaksi Cepat bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga melakukan pemantauan pada malam hari.

Dalam pengawasan sebelumnya, tim menemukan dua sepeda motor berukuran besar yang mengantre di salah satu SPBU. Dari pemeriksaan awal, terdapat lima jeriken yang dibawa menggunakan kendaraan tersebut.

“Bukan hanya pagi ini, tadi malam juga kita dapati ada dua motor besar yang mengantre di SPBU dan kami temukan lima jeriken. Ini akan terus kita lakukan,” ujarnya.

Menurut Sudirman, pengawasan tersebut bertujuan memastikan BBM bersubsidi dapat dinikmati masyarakat yang berhak, bukan justru dikuasai pihak tertentu untuk kepentingan bisnis dengan cara yang tidak sesuai ketentuan.

Ia mengingatkan pengelola SPBU agar turut mengawasi proses penyaluran BBM dan mencegah praktik pengisian yang berpotensi menyimpang dari aturan. Pemerintah kota juga akan terus menjalankan fungsi pengawasan sesuai kewenangannya.

“Saya sebagai Wakil Wali Kota akan menjalankan tugas dan fungsi pengawasan untuk terus memastikan BBM bersubsidi ini diterima warga Kota Kendari, bukan dibawa ke luar kota atau diperjualbelikan dengan harga yang tidak sesuai dengan HET yang ditentukan pemerintah,” tegasnya.

Sudirman turut mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di SPBU. Informasi warga dinilai penting untuk membantu pemerintah mengidentifikasi dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

Pemkot Kendari memastikan pemantauan akan terus dilakukan di sejumlah titik. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan praktik penimbunan serta menjaga distribusi BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat.(SM)