NewsPolitik

PBB Sultra Fokus Konsolidasi, Ikbar Targetkan Satu Kader di Setiap Dapil

100
×

PBB Sultra Fokus Konsolidasi, Ikbar Targetkan Satu Kader di Setiap Dapil

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Partai Bulan Bintang (PBB) Sulawesi Tenggara mulai memusatkan perhatian pada konsolidasi organisasi sebagai persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.

Ketua DPW PBB Sulawesi Tenggara Dr. Ikbar mengatakan, pelantikan pengurus DPW dan DPC di 17 kabupaten/kota menjadi momentum untuk memastikan seluruh struktur partai siap menghadapi proses verifikasi yang akan datang.

Menurut Ikbar, seluruh kepengurusan DPW PBB Sultra hingga tingkat kabupaten/kota telah rampung. Termasuk persyaratan keterwakilan perempuan minimal 30 persen yang disebut telah terpenuhi.

“Ini bagian dari wujud untuk mempersatukan dan memperkokoh seluruh kepengurusan kita yang ada,” kata Ikbar.

Ia menjelaskan, konsolidasi organisasi akan diarahkan pada kesiapan menghadapi verifikasi faktual. Karena itu, struktur kepengurusan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota harus benar-benar siap sebelum tahapan Pemilu 2029 berlangsung.

Ikbar menyebut PBB Sultra menjadi provinsi yang disebut telah menyelesaikan struktur kepengurusan secara penuh. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi modal organisasi untuk melanjutkan pekerjaan politik di lapangan.

Namun, konsolidasi PBB tidak hanya diarahkan pada urusan administrasi. Ikbar meminta kader dan simpatisan memahami persoalan yang dihadapi masyarakat dan menjadikan keberadaan partai sebagai bagian dari upaya mencari solusi.

“Keberadaan bintang bukan dikenal saja sebagai simbol atau lambang, tetapi bagaimana caranya untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat kita,” ujarnya.

Ia juga menyinggung posisi kader PBB yang saat ini duduk di lembaga legislatif. Dengan empat anggota DPRD yang dimiliki saat ini, Ikbar memasang target agar setiap daerah pemilihan memiliki kader PBB yang dapat memperoleh kursi.

“Target kita itu di setiap dapil, kita akan berupaya dan harus wajib untuk memenangkan satu kader kita yang ada di Partai Bulan Bintang,” katanya.

Untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat, kader yang duduk sebagai anggota DPRD juga diminta memanfaatkan kegiatan reses untuk menyerap kebutuhan warga.

Persoalan sektor perikanan, perkebunan, pertanian hingga kebutuhan masyarakat lainnya, kata Ikbar, diharapkan dapat diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran dan kebijakan yang dijalankan para anggota legislatif PBB.

Terkait peluang PBB menyiapkan kader untuk maju dalam Pilkada di luar Konawe Utara, Ikbar belum menetapkan nama maupun keputusan. Menurutnya, proses tersebut masih membutuhkan kajian, termasuk melihat elektabilitas, hasil survei dan perkembangan politik.

“Ke depan kita lebih selektif untuk melihat khususnya kader-kader kita untuk kita rekomendasikan untuk maju,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Ketua Umum DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah mengapresiasi kesiapan DPW PBB Sultra. Ia menyebut Sultra sebagai DPW pertama yang telah melengkapi kesiapan administrasi menghadapi Pemilu 2029.

Yuri meminta pengurus tidak berhenti bekerja setelah pelantikan. Infrastruktur organisasi, termasuk keanggotaan dan kebutuhan menghadapi verifikasi faktual, harus segera dipenuhi.

Ia juga mengingatkan kader agar tetap menghormati kepala daerah yang telah terpilih setelah kontestasi Pilkada selesai.

“Pilkada itu sudah selesai. Jangan lagi dengan adanya kekalahan, jangan lagi karena beda dukungan, beda pandangan itu kita menjadi apatis terhadap pemimpin yang saat ini,” kata Yuri.

Menurutnya, perbedaan politik tetap dapat terjadi, tetapi harus ditempatkan dalam koridor yang baik. PBB, lanjut Yuri, diarahkan menjadi partai yang terbuka dan dapat menerima berbagai kalangan.

“Partai Bulan Bintang adalah partai yang inklusif, siapa saja dapat bergabung,” ujarnya.

Yuri juga meminta DPW dan DPC PBB Sultra segera memperkuat basis keanggotaan sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.(SM)