PariwisataMetroNews

Semarak Festival Pantai Nambo 2025, Kolaborasi Pemerintah Kota Kendari dan Universitas Terbuka Hadirkan UTNambo Run

×

Semarak Festival Pantai Nambo 2025, Kolaborasi Pemerintah Kota Kendari dan Universitas Terbuka Hadirkan UTNambo Run

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) kembali menghadirkan event tahunan bergengsi Festival Pantai Nambo 2025, yang akan digelar selama dua hari, 29–30 November 2025, di kawasan wisata Pantai Nambo. Festival ini menjadi wadah ekspresi, kolaborasi, dan kreativitas masyarakat sekaligus momentum untuk mengangkat potensi wisata dan ekonomi kreatif lokal.

Dengan tema “Satu Pantai, Sejuta Rasa,” Festival Pantai Nambo 2025 akan menyuguhkan berbagai lomba dan kegiatan menarik yang terbuka untuk masyarakat dari berbagai kalangan.

Partisipasi Masyarakat dalam Festival

“Tahun ini kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi partisipasi masyarakat. Lomba-lomba ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga untuk menggali potensi seni, budaya, dan ekonomi lokal,” ujar Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari, Hermawaty, ST., MT., saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/10/2025).

Berikut adalah rangkaian lomba dan atraksi utama yang akan memeriahkan festival tahun ini:

  1. Lomba Mewarnai Tingkat TK – menumbuhkan kreativitas anak sejak dini dengan tema keindahan laut dan pantai.
  2. Lomba Menggambar Tingkat SD – mengasah imajinasi generasi muda tentang pesona wisata Kendari.
  3. Fashion Show Pantai – menampilkan kreasi busana kasual dan daur ulang bertema pesisir.
  4. Lomba Tari Lulo Kreasi – melestarikan budaya lokal dalam balutan koreografi modern.
  5. Lomba Fotografi – mengabadikan keindahan Pantai Nambo dari berbagai perspektif.
  6. Lomba Konten Kreatif Digital – ajang generasi muda menunjukkan kemampuan mencipta konten promosi wisata.
  7. Lomba Perahu Hias – parade laut yang mempercantik pesisir dengan warna-warni budaya bahari.
  8. Lomba Metinggo Tradisional – permainan khas masyarakat pesisir yang menghidupkan kembali tradisi lama.
  9. UTNambo Run 2025 – kegiatan lari santai mengambil start di Jembatan Kuning Bungkutoko dan finish di Pantai Nambo, yang menjadi ikon baru festival.

Ajang Edukasi dan Promosi Digital

Hermawaty menjelaskan, setiap kegiatan memiliki nilai edukatif dan promosi yang kuat. Misalnya, lomba fotografi dan konten kreatif diharapkan mampu menghasilkan materi promosi digital untuk memperkenalkan keindahan Pantai Nambo ke khalayak yang lebih luas.

Sementara kegiatan seperti Fashion Show Pantai dan Tari Lulo Kreasi akan melibatkan pelajar, komunitas seni, serta desainer muda lokal.

“Kami ingin festival ini menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas masyarakat Kendari sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada wisatawan. Di sisi lain, kegiatan ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi kreatif, terutama bagi pelaku UMKM dan komunitas yang akan berpartisipasi,” tambah Hermawaty.

UTNambo Run 2025, Kolaborasi Pemerintah dan Universitas Terbuka

Salah satu kegiatan unggulan dalam festival ini adalah UTNambo Run 2025, hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Kendari melalui Disparekraf dan Universitas Terbuka (UT) Kendari. Kegiatan ini akan digelar pada 30 November 2025, bertepatan dengan puncak festival, dan menargetkan 1.000 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Peserta juga akan mendapat dukungan penuh dari komunitas lari di Kota Kendari seperti RIOT Kendari dan Labarkot (Lari Bareng Pemkot).

“UTNambo Run menjadi simbol semangat hidup sehat sekaligus cara kreatif memperkenalkan wisata bahari. Peserta tidak hanya berolahraga, tapi juga menikmati panorama pantai dan suasana kebersamaan,” ujar Hermawaty.

Dukungan Universitas Terbuka untuk Pengembangan Daerah

Direktur Universitas Terbuka Kendari, Anfas, ST., MM., menjelaskan bahwa keterlibatan UT dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Amanah historis Universitas Terbuka sejak didirikan adalah menyediakan akses pendidikan tinggi yang luas bagi seluruh warga negara tanpa batasan geografis, waktu, dan usia. Melalui UTNambo Run 2025, kami ingin berkontribusi langsung dalam pengembangan sektor pariwisata, apalagi UT memiliki Program Studi S1 Pariwisata yang relevan dengan tema kegiatan ini,” jelas Anfas.

Menurutnya, kerja sama ini menunjukkan peran strategis UT sebagai mitra pemerintah daerah dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Selain memperkuat citra Universitas Terbuka sebagai Perguruan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) Berkualitas Dunia, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini membuat UT semakin dikenal oleh masyarakat luas sebagai institusi pendidikan yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan zaman,” tambahnya.

Momentum Kebersamaan dan Kebanggaan Kota Kendari

Festival Pantai Nambo 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menampilkan hiburan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah Kota Kendari menargetkan festival ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas jaringan pelaku ekonomi kreatif, serta memperkuat identitas Nambo sebagai ikon wisata bahari Kota Kendari.

“Kami ingin Festival Pantai Nambo menjadi etalase kreativitas warga dan momentum kebersamaan seluruh masyarakat Kendari. Melalui kegiatan ini, kita buktikan bahwa wisata dapat menjadi sumber kebanggaan dan kesejahteraan bersama,” tutup Hermawaty.

Sebagai rangkaian penutup, Pemerintah Kota Kendari juga menyiapkan area pameran produk lokal, stan kuliner pesisir, dan zona permainan anak di sekitar kawasan Pantai Nambo. Kehadiran berbagai atraksi ini diharapkan semakin memperkuat daya tarik festival serta menciptakan pengalaman wisata yang berkesan bagi seluruh pengunjung.*(Adv)

editor:DN