NewsPariwisata

Famtrip Genpi Akui Layanan Kepemanduan produk Wisata Namu cukup Memuaskan

1993
×

Famtrip Genpi Akui Layanan Kepemanduan produk Wisata Namu cukup Memuaskan

Share this article

TERAMEDIA.ID, KONAWE SELATAN – Dinas Pariwisata ( Dispar) Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Sulawesi Tenggara. Menggelar Famtrip di Desa Wisata Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (17/12/2023).

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini, diikuti sekitar 25 peserta Famtrip yang terdiri Pengurus dan anggota Genpi Sultra dan sejumlah konten kreator pariwisata baik dari kote kendari maupun luar kendari bahkan dari luar sulawesi tenggara

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara Belli H. Tombili mengungkapkan, kegiatan famtrip seperti ini diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi antara teman-teman Genpi, konten kreator dan desawisata yang di kunjungi.

” tentunya bagi desa wisata di sultra yang konsisten dalam bergerak maju, kami di dispar sultra berusaha untuk hadir memberikan support dalam berbagai bentuk yang bisa kami support tentunya, nah salah satunya seperti famtrip bersama genpi dan konten kreator wisata seperti ini. Kita harapkan sedikit banyak bisa membantu desa wisata namu dalam ruang kolaborasi untuk kepentingan promosi bahkan jualan paket wisata “. ujar Belli.

Dalam sesi sharing session, diskusi santai antara peserta famtrip dan pemerintah desa. Akhirnya apa yang diharapkan dari kegiatan ini bisa terwujud dimana masing-masing peserta mengungkapkan saran masukan untuk pengembangan Desa Wisata Namu kedepannya dengan harapan saat paket wisat terjual tidak mengecewakan wisatawan yang datang.

” kami berterima kasih kepada Dinas pariwisata Provinsi Sultra dan Genpi Sultra atas program famtrip seperti ini, karena dukungan untuk kemajuan desa namu itu, bukan hanya dukungan materi ataupun fisik pembangunan, tapi dukungan ide, gagasan dan kolaborasi seperti ini dengan tujuan mengangkat potensi desa wisata kami, tentu mejadi satu bentuk dukungan bagi kami. Dan mudah-mudahan kami bisa bergerak terus untuk kemajuan desa wisata namu. ” ucap Nikson selaku Kepala Desa Namu saat sharring session.

Diakui dari para peserta famtrip, bahwa namu punya kekuatan tersendiri bisa menarik wisatawan, proses kepemanduan yang dijalankan juga sudah layak. tinggal bagaimana konsep pengembangan kedepan dan tetap hati-hati dalam melakukan pembangunan dalam bentuk fisik.

” Bang ino selaku pemandu paket wisata yang kami jalani di famtrip ini cukup menarik manajemen trip dan waktunya, ditambah story telling yang disampaikan pemandu makin memperkuat spot yang kami kunjungi. Namu ini begitu saya tiba pertama, ya bener-bener saya nikmati desa yang tenang, tentram, masyarakat yang sangat ramah, pemerintahnya dan pengrus pokdarwisnya yang maksimal memberikan pelayanan. Tapi kedepan harus ada konsep memberikan produk wisata yang berkarakter lagi, khususnya bagi family trip Dengan catatan mempertahankan karkter alamiah yang ada. Underwaternya di explore lagi sehingga desa wisata namu betul-betul dinikmati wisatawan dengan full aktifitas dan target pasarnya jelas. ” ungkap Jo salah satu konten kreator asal surabaya.

Selain menikmati alam desa namu, para peserta famtrip memanfaatkan waktu ntuk membuat konten mereka masing-masing salah satunya ada La ODe Alumni Master Chef Indonesia yang menyempatkan membuat konten kuliernya di Desa Wisata Namu.*(AN)

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News