Breaking NewsDaerahHeadlineNews

Breaking News : Kapal KLM Setia Kawan Tenggelam di Perairan Poleang Timur, Tim SAR Dikerahkan

1
×

Breaking News : Kapal KLM Setia Kawan Tenggelam di Perairan Poleang Timur, Tim SAR Dikerahkan

Share this article

TERAMEDIA.ID, BOMBANA — Kapal KLM Setia Kawan GT 105 dengan jumlah enam orang di atas kapal (POB) dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Selasa (24/02/2026).

Informasi mengenai kecelakaan tersebut diterima Comm Centre KPP Kendari pada pukul 12.30 Wita dari Bapak Amir selaku pemilik kapal. Dalam laporannya disebutkan bahwa kapal mengalami insiden hingga akhirnya tenggelam di perairan tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, pada pukul 12.55 Wita Tim Rescue Pos SAR Kolaka segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian perkara (LKP) menggunakan Rescue Boat (RB) 307 untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Jarak tempuh dari lokasi sandar RB 307 menuju LKP diperkirakan sekitar 57 nautical mile (NM).

Berdasarkan data kondisi cuaca saat kejadian, wilayah perairan dilaporkan mengalami hujan ringan dengan tinggi gelombang sekitar 0,5 meter serta kecepatan angin 9 km/jam yang bertiup dari arah barat.

Amiruddin A.S selaku Kepala KPP Kendari mengugkapkan kronologi kejadian sesuai data yang telah diterima KPP kendari ” bermula pada pukul 05.50 Wita, saat Kapal KLM Setia Kawan bertolak dari Pelabuhan Sikeli, Kabaena Barat, menuju Pelabuhan Paria, Boepinang, Kecamatan Poleang, dengan muatan tabung gas kosong. Dalam perjalanan, kapal diduga mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam di sekitar perairan Poleang Timur, Boepinang” ungkapnya.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak terkait sebelum laporan diterima oleh KPP Kendari, namun hingga saat informasi ini dihimpun, hasil pencarian masih nihil. Identitas korban masih dalam pendataan dan akan disampaikan kemudian.

Dalam operasi SAR ini, tim dilengkapi dengan Rescue Truck, RB 307, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta berbagai peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap enam orang korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.(***)

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News